Breaking News:

sains

Ada Lumpur di Mars? Begini Kata Peneliti

Temuan ini sangat penting, sebab keberadaan lumpur menunjukkan air pernah ada di Mars.

Wheater
Penampakan permukaan Planet Mars dan Bumi dari atas 

Diperkirakan aliran lumpur bisa berusia antara beberapa ratus juta tahun hingga dua miliar tahun.

Bukti nyata paling awal tentang kehidupan di Bumi, paling tidak sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu.

Sementara misi manusia ke Mars masih belum memungkinkan, para peneliti mensimulasikan kondisi planet di Bumi.

Berdasarkan simulasi kondisi Mars, seperi tekanan atmosfer rendah dan suhu minus 20 derajat Celcius, peneliti menemukan lumpur tidak membeku dengan cepar, tetapi menghasilkan kulit.

KISAH Heroik Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang Lolos dari Maut Saat Drop Pasukan di Papua

Kulit ini kemudian akan pecah karena banyak lumpur merembes dari retakan permukaan Mars dan kemudian membeku lagi.

Namun, dalam publikasi ini tidak disebutkan eksperimen lain di mana aliran lumpur berulang terjadi di bawah lingkungan Mars yang panas.

"Lumpur di bawah kondisi itu melompati permukaan seolah melayang," imbuh Bro┼ż.

Penelitian lumpur di Mars, bukan satu-satunya studi inovatif tentang Planet Merah yang baru-baru ini diumumkan.

Sebab, para peneliti di Universitas Tokyo berhasil mensimulasikan interior Mars untuk pertama kalinya, memberikan banyak informasi tentang terbentuknya Mars pada 4,6 miliar tahun yang lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ada Lumpur di Mars, Mungkinkah Planet Merah Punya Air?  

Editor: Jaka Hendra Baittri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved