Pertamina Harus Bisa Jelaskan, Ombudsman Pahami Harga BBM Tidak Turun

Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia kemungkinan tidak akan turun pada tahun ini. Hasil pertemuan antara Ombudsman

ISTIMEWA
DISTRIBUSI - Distribusi bahan bakar minyak di SPBU Pertamina, senantiasa diupayakan tetap lancar di tengah pandemi Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia kemungkinan tidak akan turun pada tahun ini. Hasil pertemuan antara Ombudsman Republik Indonesia dengan manajemen PT Pertamina menyatakan harga BBM susah turun dalam kondisi sekarang.

Pertemuan Ombudsman dengan manajemen Pertamina berlangsung pada Selasa (19/5) Pertemuan ini untuk menelusuri penyebab harga BBM di Indonesia yang tidak turun meski harga minyak dunia sempat melemah hingga di bawah US$ 20 per barel.

Anggota Ombudsman RI Laode Ida mengungkapkan, paling tidak ada empat alasan mengapa PT Pertamina (Persero) sebagai penyalur utama BBM di dalam negeri belum menurunkan harga.

"Mereka (direksi Pertamina) telah memberikan penjelasan, dan kami melakukan diskusi tentang itu," kata Laode kepada Kontan.co.id, Rabu (27/5).

Alasan pertama karena harga pokok BBM yang dijual di Indonesia sekarang ini masih menggunakan harga atau komponen biaya sebelum harga minyak mentah dunia anjlok.

Kedua, perusahaan migas plat merah tersebut masih mencermati fluktuasi harga minyak dunia, yang saat ini tren harganya cenderung meningkat.

Pada saat pertemuan Ombudsman dengan direksi Pertamina, harga minyak dunia sudah menanjak ke level US$ 30-an per barel, padahal sebelumnya sempat berada di bawah US$ 20-an per barel atau level terendah dalam 18 tahun terakhir.

Ketiga, pertimbangan faktor kondisi keuangan Pertamina. Keempat, kondisi pandemi corona (covid-19) ini menambah kompleksitas lantaran ikut menurunkan konsumsi masyarakat, yang membuat penjualan BBM Pertamina anjlok di masa pandemi ini.

Secara korporasi, jika harga dipaksakan turun maka Pertamina akan menderita kerugian. Bahkan berpotensi terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Secara hitungan keekonomian, alasan Pertamina untuk masih mempertahankan harga BBM masih masuk akal.

Halaman
12
Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved