Seolah Sengaja Bikin China Murka, Amerika Jual Torpedo Senilai US$ 180 Juta ke Taiwan

AS, seperti sebagian besar negara lain, tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan, tetapi terikat oleh hukum untuk memberi pulau demokras

US Navy via Reuters
ILUSTRASI. Kapal perang rudal berpemandu Angkatan Laut Australia HMAS Parramatta (FFH 154) (kiri) berlayar dengan kapal serbu amfibi Angkatan Laut AS USS America (LHA 6), kapal penjelajah peluru kendali kelas Ticonderoga USS Bunker Hill (CG 52) dan Penghancur rudal 

TRIBUNJAMBI.COM, TAIPEI - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah memberi tahu Kongres tentang kemungkinan penjualan torpedo ke Taiwan dengan nilai US$ 180 juta (Rp 2,66 triliun).

Ini sebuah langkah yang kemungkinan akan semakin memanaskan hubungan yang sudah tegang antara Washington dan Beijing, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayah China.

AS, seperti sebagian besar negara lain, tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan, tetapi terikat oleh hukum untuk memberi pulau demokrasi itu sarana untuk mempertahankan diri.

Anggap Demi Kebaikan Nikita Mirzani, Dipo Latief Minta Mantan Istri Tak Dipanggil Nyai Lagi

China Klaim Kedaulatan Taiwan Satu negara, Satu Sistem, Amerika Dukung Taiwan untuk Menolak

China pun secara rutin mengecam penjualan senjata AS ke Taiwan.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) mengatakan, Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui kemungkinan penjualan sebanyak 18 torpedo MK-48 Mod6 Advanced Technology Heavy Weight dan peralatan terkait senilai US$ 180 juta.

"Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan memberikan sertifikasi yang diperlukan untuk memberi tahu Kongres tentang kemungkinan penjualan tesebut," kata DSCA, Rabu (20/5), seperti dikutip Reuters.

Menurut DSCA, penjualan torpedo itu untuk melayani kepentingan nasional, ekonomi, dan keamanan AS, dengan mendukung "upaya berkelanjutan Taiwan untuk memodernisasi angkatan bersenjatanya dan mempertahankan kemampuan pertahanan yang kredibel".

Pengumuman penjualan torpedo itu keluar pada hari yang sama pelaantikan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen untuk masa jabatan keduanya, dengan mengatakan, dia sangat menolak klaim kedaulatan China.

President Taiwan Tsai Ing-wen
President Taiwan Tsai Ing-wen (Reuter)

China menjawab pernyataan Tsai itu dengan menyatakan, "penyatuan kembali" tidak bisa dihindari dan tidak akan pernah mentolerir kemerdekaan Taiwan.

China telah meningkatkan latihan militernya di dekat Taiwan sejak Tsai memenangkan pemilihan presiden pada Januari lalu.

Tiongkok menerbangkan jet tempur ke ruang udara pulau itu dan kapal perang mereka berlayar di sekitar Taiwan.

China memandang Tsai sebagai separatis yang bertekad meraih kemerdekaan formal untuk Taiwan.

Tsai mengatakan, Taiwan adalah negara merdeka yang dia sebut sebagai Republik China, dan tidak ingin menjadi bagian dari Republik Rakyat Tiongkok.

Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul China bakal murka, AS jual torpedo ke Taiwan senilai Rp 2,6 triliun

Editor: suci
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved