Menelisik Kampung Manggis dan Kisah saat Ayah Zumi Zola Masih Muda hingga Jadi Gubernur Jambi

Banyak yang tidak tahu bahwa tempat ini sebenarnya erat kaitannya dengan ayah Zumi Zola, almarhum Zulkifli Nurdin.

Editor: Duanto AS
REPRO TRIBUN JAMBI/DEDDY RACHMAWAN
Foto Zulkifli Nurdin semasa muda yang ada di Buku Di Bawah Dukungan Rakyat, Jejak Langkah Reformasi 5 Tahun Kepemimpinan Zulkifli Nurdin 

Nama Kampung Manggis di Kota Jambi, disebut-sebut terkait seorang pengusaha Jambi yang memboyong motor listrik Jokowi (Presiden Jokowi) senilai Rp 2,550 miliar. Banyak yang tidak tahu bahwa tempat ini sebenarnya erat kaitannya dengan ayah Zumi Zola, almarhum Zulkifli Nurdin. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Ada tiga tempat yang tidak bisa lepas ketika menyebut almarhum Zulkifli Nurdin, yaitu, Muara Sabak, Kampung Enclek dan Kampung Manggis di Kota Jambi.

Sosok pengusaha Jambi yang pernah menjabat Gubernur Jambi dua periode itu meninggal dunia pada Rabu (28/11/2018).

Zulkifli Nurdin merupakan ayah dari Zumi Zola.

Misteri Pengusaha Jambi M Nuh yang Kalahkan Anak Hary Tanoesoe di Lelang Motor Listrik Jokowi

Terungkap 5 Artis Wanita Cantik yang Ditaksir Kevin Sanjaya, Ternyata Tak Ada Natasha Wilona

Daftar 12 Artis Asal Jambi yang Sukses di Jakarta, dari Sarwendah s/d Eriska Rein yang Cantik

Zulkifli Nurdin pernah juga menjadi Gubernur Jambi dua periode, dari 1999-2010.

Kisah hidup Zulkifli Nurdin juga sangat menarik diketahui.

Pria ini lahir di zaman perang pada 1948.

Sejak usia 5 tahun, ternyata Zulkifli Nurdin sudah menjadi sosok khatam Alquran.

Kisah kehidupan sosok Zulkifli Nuridin, Gubernur Jambi dua periode, 1999-2010, jarang terungkap ke publik, terutama masa-masa kecil.

Mendiang Zulkifli Nurdin, memang dikenal dari keluarga pengusaha Jambi .

Ayahnya, Nurdin Hamzah, dikenal sebagai sudagar yang berasal dari Muara Sabak.

Berikut Tribunjambi.com sitat buku “Di Bawah Dukungan Rakyat, Jejak Langkah Reformasi 5 Tahun Kepemimpinan Zulkifli Nurdin” yang ditulis oleh A Shomad, tentang masa kecil Zulkifli Nurdin.

Sampul Buku Di Bawah Dukungan Rakyat, Jejak Langkah Reformasi 5 Tahun Kepemimpinan Zulkifli Nurdin
Sampul Buku Di Bawah Dukungan Rakyat, Jejak Langkah Reformasi 5 Tahun Kepemimpinan Zulkifli Nurdin (TRIBUN JAMBI/DEDDY RACHMAWAN)

Zulkifli Nurdin lahir di tengah situasi yang berkecamuk.

Ia lahir 12 Juli 1948 di Muara Sabak, ketika agresi Militer Belanda tengah terjadi.

Sah! Ibu Zumi Zola Maju di Pilgub Jambi 2020, Ini Karier Politik Ratu Munawaroh di DPR RI s/d Mundur

Kediaman Nurdin Hamzah, orangtua Zulkifli Nurdin, letaknya hanya sekira 50 meter dari pos-pos milik Belanda.

Dalam bukunya, A Shomad menulis:

“…di sebuah rumah panggung sederhana, dengan tiang batu berbentuk limas berdindingkan papan beratap seng, terletak persis di sebelah kiri rumah (aIm) Mat Amin dan sebelah kanan rumah (aIm) H. Mhd. Yassin, tepatnya di Jalan Datuk Sri Paduka Berhala. Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pasangan Nurdin Hamzah (meninggal dunia tahun l982), dan Nurhasanah menanti kelahiran anak pertamanya Zulkifli.”

Zulkifli Nurdin dilahirkan pada 12 Juli 1 948, tepatnya Minggu malam Senin, dengan seorang bidan kampung.

“Ketika itu, tangisan si jabang bayi yang dinanti-nantikan itu melengking keras. Hari itu, kegembiraan tak terkira memenuhi rumah keluarga Nurdin Hamzah, mengalahkan semua rasa kecemasan akibat situasi chaos yang melanda,”  tulis Shomad.

Shomad yang mencatat penuturan Kemas Arsyad Somad (mantan Rektor Unja, yang pernah menjadi Staf Ahli Zulkifli Nurdin), bahwa semasa kecil, Zulkifli Nurdin ikut ambil bagian membantu orang tuanya berdagang menjual tepung terigu, bersama pekerja-pekarja yang diupah ayahnya.

Shomad selanjutnya menulis:

“Meskipun ia (Zulkifli NUrdin) dibesarkan di lingkungan keluarga yang secara sosial dan ekonomi di atas rata-rata, apalagi dengan fasilitas yang dimilikinya, namun tidak membuatnya sombong dan berbesar hati, tidak seperti anak orang kaya kebanyakan.

Untuk urusan sekolah misalnya, ia justru memilih lembaga pendidikan negeri milik pemerintah, ia ditempa di Sekolah Rakyat (SR), sekarang (berubah menjadi SDN 5) dengan kepala sekolahnya ketika itu Muhammad Noer.

Bakat kepemimpinannya sudah mulai terkuak, ini dilihat dari kegiatannya sehari-hari dan keaktifannya berorganisasi”.

Foto Zulkifli Nurdin semasa muda yang ada di Buku Di Bawah Dukungan Rakyat, Jejak Langkah Reformasi 5 Tahun Kepemimpinan Zulkifli Nurdin
Foto Zulkifli Nurdin semasa muda yang ada di Buku Di Bawah Dukungan Rakyat, Jejak Langkah Reformasi 5 Tahun Kepemimpinan Zulkifli Nurdin (REPRO TRIBUN JAMBI/DEDDY RACHMAWAN)

Zulkifli Nurdin kecil, mengkhatamkan Alquran di usia 5 tahun.

Pada usia jelang 8 tahun, ia ikut ayahnya pindah ke Kota Jambi.

Di Kampung Enclek dan Kampung Manggis

Ketika itu mereka menumpang di rumah keluarganya yang ada di Kampung Enclek (sekarang di belakang bekas Hotel Novita).

Akhirnya orangtuanya membei sebuah rumah panggung di Simpang Bata, Kota Jambi sebelum akhirnya membangun rumah sendiri di Kampung Manggis yang hingga kini masih kokoh berdiri. ( Tribunjambi.com )

Biodata Zulkifli Nurdin:

Nama: Zulkifli Nurdin
Lahir: Jambi, 28 Maret 1948
Meninggal dunia: 28 November 2018 di Rumah sakit Pondok Indah, Jakarta
Masa jabatan: Gubernur Jambi, 1999-2005 dan 2005-2010

Ingat Pedangdut Uut Permatasari? Dinikahi Perwira Polisi, Tak Lagi Manggung, Intip Rumahnya Yuk!

Fakta Bentuk Dengkul Nella Kharisma Jadi Sorotan, Ini yang Bikin Goyangan Jadi Luwes

Lama Tak Terdengar, Kondisi Farah Quinn saat Ini Terungkap, Penampilannya Jadi Begini

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved