Advertorial

BKKBN Jambi Bersama Komisi IX DPR RI, Peduli Penyuluh KB dan PUS Terdampak Covid-19

BKKBN Provinsi jambi sebagai sahabat keluarga Indonesia, berperan mendampingi dan membantu Keluarga Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

IST
Anggota Komisi IX DPR RI Ir Sutan Adil Hendra bersama pejabat BKKBN Provinsi Jambi memberikan bantuan langsung pada tenaga penyuluh KB dan masyarakat di Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - BKKBN Provinsi jambi sebagai sahabat keluarga Indonesia, berperan mendampingi dan membantu Keluarga Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Dengan mengoptimalkan kampanye, sosialisasi KIE program bangga kencana, serta terus melakukan penambahan subtansi isi pesan tentang informasi terkait Covid-19.

BKKBN provinsi jambi bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI, turun langsung memberikan bantuan APD baju hazmat, handschoen, masker, hand sanitizer dan sembako, di kampung KB Buluran, Selasa (19/5/2020).

Pemprov Jambi Keluarkan Surat Edaran Tentang Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19

KABAR GEMBIRA! BKN Beri Bocoran Pelaksanaan SKB CPNS 2019

Kabid Advokasi penggerakan dan informasi Yuslidar,SP, mewakili Kepala BKKBN Provinsi Jambi, Mukhtar Bakti SH,MA, menyampaikan, bantuan ini berupa APD baju Hazmat dan Handschoen untuk 20 bidan yang sedang melakukan pelayanan KB kepada PUS, APD berupa masker dan hand sanitizer kepada 40 petugas KB, serta pembagian sembako kepada 1000 PUS peserta KB aktif yang tidak terlayani KB dalam masa pandemi Covid-19.

“BKKBN Provinsi Jambi bersama mitra kerja komisi IX DPR RI yang mana diwakili pa Sutan Adil Hendra, ingin menjamin masyarakat tetap mendapatkan pelayanan KB pada masa pandemi Covid-19,” ujar Yuslidar.

Hadir pada kesempatan ini Anggota komisi IX DPR RI Ir.Sutan Adil Hendra, kadis PPKB kota jambi drg. Irawati Sukandar, M Kes.

BKKBN Jambi bersama Komisi IX DPR RI, Peduli Penyuluh KB dan PUS terdampak Covid-19
BKKBN Jambi bersama Komisi IX DPR RI, Peduli Penyuluh KB dan PUS terdampak Covid-19 (IST)

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi dan sinkronisasi serta sinergitas melalui peran aktif mitra kerja dalam pelaksanaan program bangga kencana (pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana).

Meningkatkan komitmen pemangku kepentingan dan pemangku kebijakan serta pengetahuan, sikap dan perilaku PUS (pasangan usia subur) dan keluarga tetang program bangga kencana.

Serta menjamin masyarakat tetap mendapatkan pelayanan KB pada masa pandemi Covid-19 sehingga dapat menghindari terjadinya drop out (putus pakai) kontrasepsi. (*)

Editor: budi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved