Jumlah Angkatan Kerja di Jambi Bertambah 34 Ribu Orang, Pengangguran Ikut Naik

Jumlah angkatan kerja di Jambi pada Februari 2020 sebanyak 1,8 juta orang, bertambah sebanyak 34,916 orang dibanding Februari 2019.

TRIBUNJAMBI/HANIF BURHANI
Ilustrasi para pencari kerja. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jumlah angkatan kerja di Jambi pada Februari 2020 sebanyak 1,8 juta orang, bertambah sebanyak 34,916 orang dibanding Februari 2019.

Wahyudin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mengatakan, penduduk yang bekerja pada Februari 2020 sebanyak 1,74 juta orang, bertambah sebanyak 19,355 orang dibanding setahun yang lalu.

Sementara itu, jumlah pengangguran sebanyak 80,237 orang, mengalami kenaikan sekitar 15 ribu orang dibanding setahun yang lalu.

Berbeda dengan naiknya jumlah Angkatan Kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) justru mengalami penurunan. TPAK pada Februari 2020 tercatat sebesar 67,56 persen, turun 0,08 persen poin dibanding setahun yang lalu.

"Penurunan TPAK memberikan indikasi adanya penurunan potensi ekonomi dari sisi pasokan (supply), salah satunya sebagai akibat perpindahan aktifitas dari angkatan kerja menjadi bukan angkatan kerja," ujarnya, Senin (18/5).

Waspadai Bahaya Minuman Bersoda Saat Lebaran, Begini Penjelasan Dinkes

Suka Bagi-bagi Uang, Kelakuan Baim Wong Dibongkar Kru Youtube-nya : Tekanannya Tinggi Tapi Bonusnya

Ditengah Pandemi Corona, Penjual Kue Lebaran di Jambi Tetap Kebanjiran Order

Berdasarkan jenis kelamin, terdapat perbedaan TPAK antara laki-laki dan perempuan. Pada bulan Februari 2020, TPAK laki-laki sebesar 84,83 persen sementara TPAK perempuan hanya 49,54 persen.

Namun, dibanding kondisi setahun yang lalu TPAK laki-laki mengalami kenaikan 2,57 persen poin dan TPAK perempuan mengalami penurunan 2,83 persen poin.

Jika TPAK mengalami penurunan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2019 sebesar 3,62 persen naik menjadi 4,41 persen pada Februari 2020.

"Artinya dari 1000 orang angkatan kerja, terdapat sekitar 44 orang penganggur dan dilihat dari tempat tinggalnya, TPT di perkotaan cenderung lebih tinggi dibanding TPT di perdesaan," sebut Wahyudin.

Dia menyampaikan, pada Februari 2020, TPT di perkotaan sebesar 5,87 persen, sedangkan TPT di perdesaan hanya 3,71 persen.

Halaman
123
Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved