Rakor Bahas Pencegahan Korupsi

Bupati Muarojambi Masnah Busro mengikuti rapat koordinasi membahas pencegahan korupsi terintergerasi bersama gubernur,

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Fifi Suryani
ist
Bupati Muarojambi, Masnah Busro minta penyaluran sembako 5 bulan kedepan tepat sasaran. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Bupati Muarojambi Masnah Busro mengikuti rapat koordinasi membahas pencegahan korupsi terintergerasi bersama gubernur, Ketua DPRD Provinsi Jambi, KPK RI, serta bupati/walikota se-Provinsi Jambi, Jumat (15/5)

Rapat digelar secara online dengan difasilitasi video teleconference (vidcon).

Menurut Masnah, rapat yang digelar melalui media vidcon tersebut guna menyamakan persepsi serta meningkatkan efektivitas dalam penanggulangan wabah pandemi Covid-19 di wilayah Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Masnah memaparkan pola kerja program penanganan dampak Covid-19 sudah dilakukan melalui tahapan sosialisasi kegiatan pendataan oleh camat serta tim Covid-19 Kabupaten Muarojambi.

"Camat telah melakukan sosialisasi pendataan calon penerima bantuan sosial ke kepala desa di wilayahnya masing-masing, sementara kepala desa ditugaskan mendata di tingkat desa dan tingkat RT," jelasnya.

Bupati juga menjelaskan kriteria penerima bantuan sosial dampak Covid-19 dari hasil pendataan yang dilakukan tim, di tingkat desa dan RT dibawa ke Mudes untuk dibahas dan ditetapkan.

"Masyarakat miskin yang terdata dalam DTKS dan Non DTKS, tidak sedang menerima program PKH dan program sembako/BPNT. Dan masyarakat yang terdampak covid-19 yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari yang ditandai dengan kehilangan pekerjaan atau penghasilan sehingga terganggunya kehidupan sosial, "sebutnya.

Semoga bantuan 17 ribu kepada kepala keluarga ( KK) tersebut bisa membantu meringankan beban di tengah wabah pandemi Covid-19 dan semoga pandemi ini cepat berakhir.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved