Menyambut Idul Fitri, Ini Isi Maklumat MUI Provinsi Jambi Berkenaan tentang Salat Idul Fitri

Kanwil Kemenag Provinsi Jambi belum mengeluarkan imbauan resmi terkait pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1414 Hijriyah, di tengah Pandemi Covid-19.

TRIBUN JAMBI/NIKO FIRMANSYAH
Ilustrasi. Suasana salat ied di lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Minggu (26/6) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kanwil Kemenag Provinsi Jambi belum mengeluarkan imbauan resmi terkait pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1414 Hijriyah, di tengah Pandemi Covid-19

Pihak Kanwil masih menunggu edaran resmi dari Kementrian Agama. 

Kendati demikian Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi menyatakan bahwa pihaknya nantinya akan membuatkan tuntunan pelaksanaan Ibadah Salat Idul Fitri di tengah wabah Covid-19.

Sementara itu, Mejelis Ulama Indonesia Provinsi Jambi sendiri telah menggelar rapat dewan pimpinan MUI Provinsi Jambi yang digelar pada 23 Ramadhan 1414 H/16 Mei 2020 M, berkenaan imbauan MUI tentang menyambut hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1414 H. 

Pandemi Covid-19, MUI Larang Salat Idul Fitri via Live Streaming, Ini Solusi yang Diberikan! !

Umat Muslim Wajib Tahu! Ini Poin Lengkap Fatwa MUI tentang Shalat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19

Di Tengah Pandemi Virus Corona, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Wacana Buka Sekolah 1 Juli

Adapun maklumat MUI Provinsi Jambi sebagai berikut

  • Pertama, dalam menetapkan Hari Raya Idul Fitr I Syawal 1441 H2020 M seluruh umat Islam menunggu Pengumuman resmi dari Pemerintah melalui kementerian Agama RI. 
  • Kedua, menghimbau kepada seluruh umat Islam di Provinsi Jambi untuk menyambut Hari Raya "Idul Fitri 1 Syawal 1441 H/2020 M dengan mengumandangkan takbir, tahmid, tasbih, dan tahlil, serta zikir dan doa. baik di Masjid, musholla, dan lapangan (tempat pelaksanaan sholat Idul Fitr). Sejak terbenam matahari akhir Ramadhan sampai dengan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1441 H/2020 M.
  • Ketiga, meminta kepada seluruh umat islam di Provinsi Jambi untuk menyegerakan pembayaran zakat harta (mal) dan zakat fitrah kepada panitia pengumpulan zakatzakat fitrah untuk segera mendistribusikan kepada yang berhak. 
  • Keempat, diharapkan kepada Pemda agar segera menentukan zona merah, kuning dan hijau dalam Kab/Kota Provinsi Jambi. 
  • Kelima, diharapkan kepada Pemerintah agar melaksanakan rapid test tidakt mengenal orang perorang, akan tetapi berdasarkan termpat atau lokasi, seperti di mall-mall, pasar-pasar, , dan terminal-terminal.
  • Keenam, meminta kepada umat islam di Provinsi Jambi yang berada di daerah yang potensi penyebaran Covid-19 masih terkendali (berdasarkan data Pemda Kab/Kota Provinsi Jambi) untuk tetap melaksanakan Sholat Idul Fiti berjamah di Masjid, Musholla, langgar, surau, dan lapangan terbuka, dengan ijin mematuhi Protokol Kesehatan yang ditetapkan Pemerintah. Seperti  jamaah yang memasuki mesjid atau lapangan untuk mengikuti sholat Idul Fitri 1441 H wajib menunakan Masker, membawa sajadah masing masing, mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk dan setelah keluar dari masid dan lapangan atau tempat lainnya.
  • Kemudian, setiap jamaah dianjurkan tidak kontak fisik sesuai himbauan Pemerintah berkaitan dengan social distancing dan Fhysical distancing serta tidak berkumpul lama-lama setelah melaksanakan sholat Idul Fitri 1441 H. 
  • Kepada Imam dan Khotib sholat Idul Fitri 1441 H dimohon menggunakan surat atau ayat-ayat pendek dan isi khutbah.

Salinan maklumat bernomor A.028/DP.P/MUI-JBI/V/2020 itu ditandatangani ketua umum MUI Provinsi Jambi Hadri Hasan, Sekertaris, Ketua Lainya, serta Ketua Komisi Fatwa Mui Provinsi Jambi. (Tribunjambi.com/Zulkifli)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved