VIDEO Unit Reskrim Polsek Kota Baru Amankan Pelaku Penggelapan Sepeda Motor

Unit Reskrim Polsek Kota Baru berhasil membekuk pelaku tindak pidana penggelapan satu unit sepeda motor milik Alamuddin Zay Lubis.

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Unit Reskrim Polsek Kota Baru berhasil membekuk pelaku tindak pidana penggelapan satu unit sepeda motor milik Alamuddin Zay Lubis (70) warga Jalan Kol. M. kukuh, Rt 17, Pall Lima, Kota Baru, Kota Jambi.

Ariyanto (32) warga Kasang Jaya, tersangka pelaku penggelapan ini mengaku nekat melakukan aksinya tersebut lantaran dirinya tidak memiliki uang untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk melakukan pembayaran uang kosnya.

"Saya baru kali ini lah bang, sebelumnya gak pernah. Ini juga lantaran saya barusan dipecat dari tempat kerja bang," kata Ariyanto pada Rabu (13/5) pukul 16.00 WIB.

Tak Ada Karyawan Dirumahkan Akibat Covid-19, Disnaker Batanghari Minta Perusahaan Tetap Bayar THR

Pendamping PKH Mendalo Laut Klarifikasi Dugaan Pemotongan Bansos

VIDEO Ratusan Warga RT.16 Kecamatan Budiman Kota Jambi, Geruduk Gedung Graha Lansia Pusako Batuah

Sementara itu, satu tersangka lainnya bernama Suprapto yang menjadi penadah tak kuasa menahan tangis saat digelandang petugas Polsek Kota Baru. Sambil menangis, Suprapto menuturkan bahwa dirinya baru dua hari mengenal tersangka Ariyanto.

Suprapto yang kesehariannya sebagai pengarit pakan ternak tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa motor yang digadai padanya merupakan sepeda motor hasil penggelapan.

"Anak saya masih kecil pak, kalau saya tau seperti ini, saya tidak akan lakukan, saya baru kenal dua hari sama dia ini," kata Suprapto sambil mengusap air matanya.

Kedua pelaku berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kota Baru, dan dipimpin langsung oleh IPDA Abdul Kadar dan Panit Opsnal IPDA Rizki M. Ramadhan pada Rabu (1/4) lalu di lokasi yang berbeda. Tersangka penggelapan Ariyanto diamankan dari rumahnya, di kawasan Kasang Jaya, sementara tersangka penadah, Suprapto diamankan saat sedang mengambil pakan ternak.

Kapolsek Kota Baru AKP Afrito Marbaro Macan mengatakan, aksi penggelapan tersebut berawal saat tersangka Ariyanto meminjam sepeda motor korban dengan alasan untuk mencari pekerjaan.

Lantaran tidak punya uang untuk membeli makan dan membayar uang sewa kos, dia nekat menggadai sepeda motor tersebut dengan nominal uang Rp 1.400.00 kepada tersangka Suprapto.

"Jadi dia ngakunya pinjam motor mau nyari kerja, karena tidak punya uang, dia gadai motor itu," kata Afrito pada Rabu (13/5) pukul 16.00 WIB.

Lebih lanjut, Afrito mengatakan, setelah melakukan pengembangan, petugas berhasil menangkap Suprapto, selaku penadah.

Kabar Baik, Driver Ojek Online dan UMKM Bisa Ajukan Pinjaman Sampai 10 Juta di BRI, Ini Syaratnya

Viral Video Bocah Aniaya Teman Sebaya Diduga Direkam Sang Ayah, ini Tanggapan Psikolog dan Komnas PA

"Dan setelah kita amankan tersangka penadah, motor tersebut juga sudah sempat digadai ke wilayah Sabak sebesar Rp 2.000.000," imbuhnya.

Saat ini, kedua pelaku sudah diamankan di Polsek Kota baru beserta sejumlah barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor merek Yamaha Vega R warna hitam tanpa nomor polisi dan 1 unit STNK dengan nomor polisi BH 4808 HA dengan kerugian diperkirakan Rp 5 juta.

Kedua pelaku dikenakan pasal 372 tentang tentang tindak pidana penggelapan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved