Breaking News:

Sungai Batanghari Meluap, Belasan Rumah di Kecamatan Berbak Terdampak Banjir

Luapan air Sungai Batanghari kembali genangi rumah warga di empat desa di Kecamatan Berbak

Tribunjambi/Abdullah Usman
Kondisi rumah warga di Kecamatan Berbak, luapan air Sungai Batanghari terpantau mulai menggenangi pemukiman warga bahkan nyaris masuk ke dalam rumah. Rabu (13/5). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Luapan air Sungai Batanghari kembali genangi rumah warga di empat desa di Kecamatan Berbak. Pihak Kecamatan siapkan posko pengungsian sementara, Rabu (13/5).

Curah hujan tinggi dan kiriman luapan air sungai dari kawasan uluan, menjadi permasalahan tersendiri setiap tahunnya bagi warga Kabupaten Tanjabtim merupakan wilayah paling timur di Provinsi Jambi.

Satu di antaranya di Kecamatan Berbak, dari 11 Kecamatan yang ada Berbak menjadi kecamatan pertama yang menerima limpahan banjir dari kawasan hulu. 

Dikatakan Camat Berbak A Yani, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com menuturkan, dari hasil pengecekan dan pemantauan yang baru saja dilakukan bersama pihak TNI Polri serta pihak terkait. Kondisi banjir sudah terlihat menggenangi beberapa wilayah di Kecamatan Berbak.

Terdampak Covid-19, Al Haris Bantu Ratusan SAD di Merangin

Minggu Ini Pemkab Tanjab Barat Akan Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Covid-19

VIDEO Dua Napi Pembebasan Bersyarat Lapas Muara Sabak Kembali Ditangkap

"Ada empat Desa yang terdampak banjir, di antaranya Desa Simpang, Rawasari, Rantau Makmur dan telaga Lima. Sebagian besar banjir hanya genangan tidak sampai merendam rumah warga," ujar Camat.

Namun untuk Desa Simpang dan Rawasari memang kondisinya lebih rawan lagi dari Dua Kecamatan lainnya, pasalnya tercatat ada beberapa rumah di Desa tersebut yang terendam meski tidak secara keseluruhan terendam air.

"Akan tetapi air yang sempat masuk ke rumah warga tadi mengikuti volume pasang surut air sungai. Jika air pasang air masuk jika surut air akan otomatis menyusut," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya pula, yang menjadi perhatian dan antisipasi saat ini jika terjadi hujan dengan volume cukup tinggi. Sehingga berpotensi akan terjadinya peningkatan debit air sungai tadi.

"Tadi pagi sempat hujan ringan dan mendung tebal, kondisi tersebut cukup menjadi perhatian kita," jelasnya.

Guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, pihaknya hari ini telah mendirikan posko evakuasi bersama pihak kelurahan setempat. An juga ada bantuan sarana prasarana seperti speed boat dari TNI Al dan juga sosial. 

Terpisah hingga Rabu 13 Mei 2020, BPBD Tanjabtim mencatat belasan rumah warga di Kecamatan Berbak terdampak banjir

Hal tersebut diketahui berdasarkan data yang diterima BPBD dari Kecamatan Berbak. Dimana terdapat belasan rumah dari beberapa Desa yang terdampak banjir akibat luapan air Sungai Batanghari.

Dikatakan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanjabtim Rahmad, mengatakan berdasarkan data yang diperoleh pihaknya di lapangan terdapat beberapa rumah warga di Kecamatan Berbak terendam banjir.

"Ada 14 rumah warga yang terdampak banjir terdiri dari Rt 02-14," pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved