Pelaku Pengancaman Anggota Satpol PP Kota Jambi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Hal ini diiyakan oleh Kanit Reskrim Polsek Jambi Timur, Iptu Hasmi. Katanya, DP dikenakan pasal 2 ayat (1) UU Darurat no 13/1951 dengan ancaman...

Tribun Jambi/Aryo Tondang
Seorang pemuda mengayunkan parang ke Satpol PP Kota Jambi saat razia di Pasar Talang Banjar, Senin (27/4/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - DP, pelaku pengancaman dengan menggunakan senjata tajam terhadap petugas Satpol PP Kota Jambi di kawasan Pasar Baru, Talang Banjar, Jambi Timur, belum lama ini ditetapkan sebagai tersangka.

Hal ini diiyakan oleh Kanit Reskrim Polsek Jambi Timur, Iptu Hasmi. Katanya, DP dikenakan pasal 2 ayat (1) UU Darurat no 13/1951 dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku kita tetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman paling lama 10 tahun penjara," kata Hasmi, pada Senin (11/5/2020) sore.

BREAKING NEWS Positif Corona di Provinsi Jambi Tambah Lagi Jadi 65 Orang, Sembuh 3 Orang

Tips Menyimpan Sayuran agar Tahan Lama dan Tidak Cepat Busuk di Lemari Pendingin

Sejumlah Negara Mulai Hadapi Gelombang Kedua Wabah Virus Corona?

Diberitakan sebelumnya, pada 27 April 2020, insiden kericuhan terjadi kawasan Pasar Baru, Talang Banjar, Jambi Timur, Kota Jambi yang sempat menghebohkan masyarakat Kota Jambi. Kericuhan tersebut berawal saat petugas Satpol PP Kota Jambi beserta dinas terkait melakukan penertiban pedagang yang masih berjualan di sepanjang pinggiran jalan tersebut.

Sempat terjadi adu mulut antara sejumlah pedagang dengan petugas, hingga akhirnya beredar video pengeroyokan petugas terhadap sejumlah pedagang.

Diketahui, satu diantara orang yang berada di dalam video tersebut merupakan adik tersangka DP yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pada berita yang dimuat sebelumnya, di tribunjambi.com, DP tidak terima melihat adiknya di pukul oleh petugas Satpol PP. Melihat video tersebut, lantas DP pergi menemui petugas dengan membawa sebuah senjata tajam (sajam) jenis parang.

"Iya, anak saya ini lagi dirumah, dapat kiriman video adiknya dipukulin, ya dia otomatis langsung mencari adiknya kepasar," kata M Simatupan, kepada Tribunjambi.com beberapa waktu lalu. (Aryo)

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved