virus corona

Media Asing Puji Anies Baswedan Cepat Tanggap Tangani Corona

Media Australia The Sydney Morning Herald mewawancarai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait penanganan virus corona di Jakarta.

KONTAN
ILUSTRASI. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Ahmad Riza Patria 

TRIBUNJAMBI.COM- Media Australia The Sydney Morning Herald mewawancarai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait penanganan virus corona di Jakarta.

Tulisan tersebut dipublikasikan pada 7 Mei 2020 yang lalu.

Dalam wawancara tersebut, Anies mengungkapkan rasa kecewa bahkan frustasinya pada pemerintah pusat terutama kementerian kesehatan di bawah kepemimpinan Terawan Agus Putranto.

Rasa Frustasi tersebut berkaitan dengan penanganan virus corona pada awal-awal masuknya di Indonesia.

Apa yang dikatakan oleh gubernur DKI Jakarta itupun jadi sorotan banyak pihak.

Tim Sukses Kandidat Bakal Calon Gubernur Jambi Siap Tempur Bila KPU Kibar Bendera Start Pilkada

Pasien Covid-19 Bertambah Terus, Tapi Dokter Ini Menyebut Wabah Akan Hilang di Akhir April

Kementrian PUPR Tanggapi Surat DPR RI Hasil Rapat Bersama Pemprov Jambi

Anies mengatakan bahwa dirinya dan jajaran telah mengendus keberadaan virus corona sejak awal tahun 2020.

Namun menurutnya apa yang ia sadari itu ternyata berbanding lurus dengan sikap yang diambil oleh pemerintah pusat termasuk kementerian kesehatan kala itu.

Hal itulah yang melatari Anies merasa frustasi dan kecewa dengan langkah yang diambil oleh pemerintah pusat mengenai penanganan virus corona.

Di laman berita yang diterbitkan oleh Sydney Morning Herald tersebut, Anis mengatakan bahwa pada bulan Januari 2020 dirinya telah melakukan rapat dengan banyak rumah sakit di Jakarta.

Gubernur Anies Baswedan bersama Forkopimda wawancara formal terkait update media Covid-19, Sabtu (28/2/2020).
Gubernur Anies Baswedan bersama Forkopimda wawancara formal terkait update media Covid-19, Sabtu (28/2/2020). (Tangkapan layar YouTube)

Rapat tersebut membahas mengenai virus corona yang ia sebut pneumonia Wuhan lantaran belum ada istilah covid-19 kala itu.

Halaman
1234
Penulis: Rohmayana
Editor: rida
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved