Berita Batanghari

1.209 Rumah Warga di Kabupaten Batanghari Terendam Banjir, Terbanyak di Kecamatan Muara Tembesi

Beberapa hari kebelakang, Provinsi Jambi di guyur hujan, hal tersebut menyebabkan banjir di sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi.

Tribunjambi/Hanif
Penampakan air Sungai Batanghari yang naik akibat hujan yang deras 

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Beberapa hari kebelakang, Provinsi Jambi di guyur hujan, hal tersebut menyebabkan banjir di sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi.

Terlebih di Kabupaten Batanghari, BPBD Batanghari mencatat 5 April 2020, sebanyak 1.209 rumah di Kabupaten Batanghari terendam banjir.

"Di Muaro Tembesi sebanyak 1.072 rumah terendam banjir, Maro Sebo ilir sebanyak 90 rumah, Muara Bulian sebanyak 47 rumah," jelas Plt Ketua pelaksana BPBD Kabupaten Batanghari Syar'i Saman,Rabu (06/05/2020).

Dua Warga Batanghari Positif Covid-19 Setelah Uji Swab

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Bilang Mudik dan Pulang Kampung itu Sama

Ia juga mengatakan untuk rumah yang tergenang air sebanyak 616 rumah.

"Yakni Maro Sebo Ulu 130 rumah, dan Mersan 486 rumah, bedanya tergenang dan terendam adalah, kalau terendam air tersebut sudah masuk ke rumah, dan kalau tergenang air masih berada di perkarangan rumah," jelasnya.

Ia mengatakan saat ini, tinggi air Sungai Batanghari berada pada 368 cm.

"Itu kita dapatkan pada pukul 07.00 wib tadi pagi, tinggi air ini mengalami kenaikan sebanyak 6 cm dari angka tinggi air pada tanggal 5 april kemarin, dimana pada tanggal 5 april tercatat 362 cm," jelasnya.

Untuk status saat ini sudah masuk ke kritis.

Kekhawatiran Via Vallen Sehari Sebelum Didi Kempot Meninggal, Mengapa Baru Ngomong Sekarang

Ulang Tahun ke 32, Adele Kejutkan Penggemar dengan Penampilan Barunya

"Dan kita sudah ajukan ke bupati untuk menaikan status menjadi tanggap darurat," jelasnya.

Pihaknya saat ini telah berkoordinasi kepada kepada desa agar sudah memeprsiapkan tempat tempat evakuasi bagi warga yang terkena Banjir.

"Kita sudah sebarkan permintaan agar para kepada desa atau camat dapat menentukan tempat evakuasi, guna nantinya di gunakan untuk tenda tenda penanpungan pengungsi," jelasnya.

Saat ini, pihaknya juga masih melakukan pendataan terhadap Kecamatan Pemayung dan Bulian.

(Tribunjambi.com/Ferry Fadly)

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved