Ramadan 2020

Tak Termasuk Jenis Makanan atau Minuman, Kenapa Merokok Membatalkan Puasa?

Nah, salah satu hal yang membatalkan puasa adalah sengaja makan dan minum atau memasukkan makanan ke dalam rongga mulut yang bersambung ke lambung.

Editor: Suci Rahayu PK
Shutterstock
Ilustrasi rokok 

Pertama, merokok berarti dengan sengaja memasukkan zat tertentu ke dalam tubuh melalui rongga yang bersambung pada lambung.

Kedua, meski sebagian asap rokok dikeluarkan lagi, namun tetap ada zat bawaan yang tertinggal dalam tubuh, yaitu tar dan nikotin.

Merokok di ruang keluarga atau di dalam rumah amat bebahaya karena kandungan nikotin yang terlepas ke udara menempel ke semua perabot rumah, termasuk korden dan bertahan dalam jangka waktu lama.
Merokok di ruang keluarga atau di dalam rumah amat bebahaya karena kandungan nikotin yang terlepas ke udara menempel ke semua perabot rumah, termasuk korden dan bertahan dalam jangka waktu lama. (WEST-INFO.EU)
Mengingat Kembali 7 Hal Ini Bikin Batal Puasa
Puasa kamu batal jika melakukan 7 hal ini. Selain makan dan minum di siang hari, apa saja?

Anggarkan Rp 29 Triliun, Berikut 12 Golongan PNS yang Tak Dapat THR di Lebaran 2020

Terungkap Sebelum Meninggal Dunia, Maestro Campursari Didi Kempot Sempat Keluhkan Ini!

Berikut ini, 7 hal yang membatalkan puasa.

Pertama, makan dan minum atau memasukkan sesuatu benda secara sengaja melalui sembilan lubang yang ada pada tubuh manusia.

Sembilan lubang itu adalah satu lubang mulut, dua lubang hidung, dua lubang telinga, dua lubang mata, dan dua lubang kemaluan. Beberapa dari lubang tersebut memiliki batasan awal. Ketika seseorang dengan sengaja memasukan suatu benda hingga melewati batasan awal lubang-lubang itu, maka puasanya batal.

Maksud dari batas awal lubang ini, sebagaiman diterangkan dalam kitab Fathul Qarib, misalnya pada hidung, batas awalnya adalah bagian yang disebut muntaha khaysum, posisinya sejajar dengan mata.

Kemudian pada telinga batasnya berada di bagian dalam yang sekiranya tidak telihat oleh mata. Sementara mulut, batas awalnya adalah tenggorokan yang biasa disebut dengan hulqum.

Jadi, puasa tidak batal jika, misalnya, seseorang sekadar berkumur karena air masih berada dalam batas awal lubang mulut dan tidak ada sedikit pun bagian dari air itu yang sampai ke tenggorokan.

Namun, jika aktivitas masuknya benda melalui lubang tersebut di atas tidak disengaja, maka puasa tidak batal.

Hal ini sebagaimana hadis Nabi Muhammad Saw., “jika lupa sehingga makan dan minum, hendaklah menyempurnakan puasanya. Karena sesungguhnya Allah Swt yang memberinya makan dan minum.” (HR. Bukhari-Muslim)

Kemudian, memasukan benda atau obat tertentu ke salah satu lubang kemaluan. Misalnya pengobatan bagi orang yang sakit ambeien. Maka hal ini dapat membatalkan puasa.

Kedua, muntah karena disengaja.

Namun, jika seseorang muntah tiba-tiba, maka puasanya tetap sah, asal tidak ada bagian dari muntahan yang tertelan kembali dengan kesengajaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved