Virus Corona di Jambi

Separuh Proyek Fisik di Sarolangun Dibatalkan Akibat Pandemi Covid-19, Total Anggaran Rp 90 Miliar

Dari total puluhan paket pekerjaan, sekitar separuh proyek infrastruktur di Kabupaten Sarolangun dibatalkan akibat pandemi Covid-19.

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Pemerintah Sarolangun melaksanakan program padat karya dengan melibatkan masyarakat sekitar. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Dari total puluhan paket pekerjaan, sekitar separuh proyek infrastruktur di Kabupaten Sarolangun dibatalkan akibat pandemi Covid-19.

Meski ada pengurangan dana pelaksanaan beberapa proyek, sekitar 50 persen dari total anggaran masih tetap dilaksanakan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun, Ibnu Ziady mengatakan adanya beberapa proyek yang dibatalkan seiring dengan pencegahan dan dampak dari Covid- 19. Selain itu pembatalan sejumlah kegiatan dilakukan karena proses lelang belum dilakukan secara penuh.

Sekitar kurang lebih 50 persen dari anggaran fisik ditunda dengan nilai Rp 90 miliar lebih.

"Pending pada proses lelang dengan nilai 90 miliar lebih, 50 persen dari anggaran fisik kita," katanya, Selasa (5/5).

3 Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Tanjabbar Minim Fasilitas, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan

Serentak Seluruh Indonesia, Kejati Jambi Bagikan 2.200 Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19

Nada Satir Najwa Shihab Bikin DPR Kebakaran Jenggot, Ada yang Kejar Setoran di Pandemi Covid-19?

Pembatalan berlaku untuk semua bidang seperti pembangunan jalan turap, irigasi dan sebagainya.

Namun ada juga yang masih dan tetap berjalan karena poses lelang sudah berjalan seperti proyek jembatan.

"Yang masih berjalan dan sudah kontrak 50 persen dari anggaran seperti jembatan Mensao, peningkatan jalan di Sarolangun," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved