Didi Kempot Meninggal Dunia
LINK LIVE STREAMING Pemakaman Jenazah Didi Kempot di Ngawi Jawa Timur
Jenazah Didi Kempot baru saja tiba di rumah duka yang berada di Dukuh Pentukpelem, Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur,
TRIBUNJAMBI.COM, NGAWI - Jenazah Didi Kempot baru saja tiba di rumah duka yang berada di Dukuh Pentukpelem, Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur, Selasa (5/5/2020) pukul 14.08 WIB.
Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk disalatkan.
Sementara itu para pelayat diwajibkan untuk menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan sesampainya di rumah duka.
• Terungkap Penyebab Didi Kempot Lebih Pilih Via Vallen Dibanding Nella Kharisma, karena Alasan Ini
• Didi Kempot Sempat Minta Dikerokin Istri, Pengakuan ART Sebut Sang Maestro Sudah Sakit Beberapa Hari
• Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 11 kabupaten Kota di Provinsi Jambi Rabu 6 Mei 2020, Ramadan 1440H
Selain itu petugas medis setempat juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada pelayat yang baru datang.
Setelah ini jenazah akan dimakamkan di TPU Dukuh Jatisari yang berada sekira 400 meter dari rumah duka.
Kepala Desa Majasem, Nur Muhammadi, mengatakan pemakaman akan dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB.
"Rencananya dimakamkan jam 15.00 WIB," ujarnya di rumah duka kepada Tribunnews.com.
Tak hanya itu, jenazah Didi Kempot akan disemayamkan tepat di sebelah makam sang putri.
"Namanya Lintang Ayutyas Prastri," ujarnya.
Lintang diketahui meninggal dunia pada 25 Oktober 1995 di usia yang belum genap satu tahun.
Nur Muhammadi mengungkapkan pekan lalu Didi Kempot sempat pulang ke Ngawi.
"Sekitar empat hari yang lalu," ujarnya.
Nur Muhammadi juga mengungkapkan Didi Kempot memiliki kepedulian yang tinggi terhadap Desa Majasem.
"Sering kasih donasi buat Karang Taruna," ujarnya.
Ketika di rumah, Didi Kempot disebut layaknya warga biasa.
"Rendah hati dan akrab dengan masyarakat," ungkapnya.
Para pelayat diminta cuci tangan
Protokol penanganan penyebaran Covid-19 tetap dilakukan di kediaman rumah duka Didi Kempot di Desa Majasam, Kecamatan Kendal, Ngawi.
Para pelayat wajib memakai masker, mencuci tangan, dan diperiksa suhu tubuhnya saat akan memasuki rumah duka.
Tampak tulisan 'wajib memakai masker' ditempel di beberapa dinding dekat rumah almarhum Didi Kempot.
Selain itu, telah tiba empat orang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi dan Puskesmas Kendal.
Mereka berjaga di depan pintu masuk dan memeriksa setiap pelayat yang datang.
Para petugas kesehatan melakukan pengecekan suhu tubuh setiap pelayat.
Pantauan di lapangan, saat ini ratusan pelayat telah merapat ke rumah duka.
Bukan hanya warga sekitar, tetapi juga Sobat Ambyar sebutan untuk penggemar Didi Kempot.
Jenazah Didi Kempot saat ini sedang dalam perjalanan dari Solo menuju rumah duka.
Alasan Dimakamkan di Desa Majasem
Paman Didi Kempot, Sukur mengungkapkan alasan kenapa Didi Kempot dimakamkan di Desa Majasem.
Tak lain, karena istri Didi Kempot yang meminta sang suami dimakamkan di Desa Majasem.
"Rumah di Desa Majasem adalah rumah jujukan (tujuan), ini kan rumah istrinya," kata Sukur.
Sementara rumah di Kedunggalar adalah rumah milik orangtua Didi Kempot.
Diketahui, Didi Kempot memang lahir di Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Sukur menjelaskan, di Kedunggalar terdapat makam Mamiek Prakoso yang merupakan pelawak sekaligus kakak Didi Kempot.
"Di Kedunggalar memang ada makam kakaknya Mamiek, tapi kami minta Didi Kempot dimakamkan di sini," ujar Sukur.
Selain itu, Sukur mengatakan, Didi Kempot tak pernah mengaku sakit.
Saat pulang ke rumah pun, pelantun lagu Stasiun Balapan itu hanya mengeluh capek.
"Makanya kami kaget, tidak tahu kabar meninggal, karena tadi pagi sekitar jam 7, saya masih berada di sawah," ujar Sukur.
Hal senada juga disampaikan Madi, paman almarhum Didi Kempot lainnya.
Madi mengaku kaget dengan meninggalnya Didi Kempot yang begitu cepat.
Bahkan dia tidak akan mengetahui kabar itu jika tak nonton televisi.
"Kalau tidak nonton televisi kami keluarga tidak akan tahu dia meninggal dunia. Semua yang ada di sini kaget," katanya.
Madi lantas mengenang kalimat mendiang saat terakhir pulang ke Ngawi, Jawa Timur.
Pada Madi, Didi Kempot mengaku sudah merasa tua.
"Terakhir dia pulang ke sini cukup lama, saya sudah lupa waktunya."
"Saat itu dia bilang sudah merasa tua," kata Madi.
(Tribunnews.com/Gilang/Husein Sanusi)
Penyanyi campur sari, Dionisius Prasetyo atau terkenal dengan nama Didi Kempot menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan selama 20 menit di Rumah Sakit Kasih Ibu Kota Solo, Selasa (5/5/2020).
Didi Kempot dikabarkan mengalami serangan jantung beberapa saat sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah Didi Kempot rencananya akan dimakamkan di sekitar rumah keluarga besar istri Didi Kempot, di Ngawi.
Simak Live Streaming pemakaman Didi Kempot dari Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi :
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS Jenazah Didi Kempot Tiba di Rumah Duka, https://www.tribunnews.com/seleb/2020/05/05/breaking-news-jenazah-didi-kempot-tiba-di-rumah-duka?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/tangkapan-layar-telewicara-kompas-tv-dengan-liliek-subagyo-kakak-almarhum-didi-kempot.jpg)