Breaking News:

Kabar Kim Jong Un Sakit Parah Disebarkan Pembelot? Keduanya Mantan Pejabat di Korea Utara

Mantan diplomat Senior Korea Utara itu juga melaporkan, Kim Jong Un tidak bisa berdiri. Berita ini meluas beberapa hari sebelum Kim Jong Un muncul di

Editor: Suci Rahayu PK
AP
Kim Jong Un dikabarkan muncul lagi setelah 20 hari absen dan dirumorkan sakit bahkan meninggal dunia. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pembelot Korea Utara telah meminta maaf setelah mengatakan Kim Jong Un mungkin sakit parah.

Mantan diplomat Senior Korea Utara itu juga melaporkan, Kim Jong Un tidak bisa berdiri.

Berita ini meluas beberapa hari sebelum Kim Jong Un muncul di media pemerintah.

Berdasar foto-foto yang beredar, Kim Jong Un terlihat merokok dan berjalan cepat di sebuah acara yang dihadiri oleh ratusan pejabat.

Pada Jumat 1 Mei 2020 foto tampak pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, (di tengah), sedang memotong sebuah pita selama kunjungannya ke sebuah pabrik pupuk di Pyongan Selatan, Pyongyang, Korea Utara. Kim membuat penampilan publik pertamanya sejak 20 hari absen. Dia merayakan penyelesaian pabrik pupuk baru. Media pemerintah Korea Utara mengatakan pada Sabtu, 2 Mei 2020, mengakhiri rumor global yang mengatakan dia sakit parah. Wartawan independen tidak diberi akses untuk meliput peristiwa yang digambarkan dalam gambar didistribusikan oleh pemerintah Korea Utara ini. Konten gambar ini disediakan dan tidak dapat diverifikasi secara independen. Tanda air berbahasa Korea pada gambar yang disediakan oleh sumber berbunyi: KCNA yang merupakan singkatan dari Korean Central News Agency.
Pada Jumat 1 Mei 2020 foto tampak pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, (di tengah), sedang memotong sebuah pita selama kunjungannya ke sebuah pabrik pupuk di Pyongan Selatan, Pyongyang, Korea Utara. Kim membuat penampilan publik pertamanya sejak 20 hari absen. Dia merayakan penyelesaian pabrik pupuk baru. Media pemerintah Korea Utara mengatakan pada Sabtu, 2 Mei 2020, mengakhiri rumor global yang mengatakan dia sakit parah. Wartawan independen tidak diberi akses untuk meliput peristiwa yang digambarkan dalam gambar didistribusikan oleh pemerintah Korea Utara ini. Konten gambar ini disediakan dan tidak dapat diverifikasi secara independen. Tanda air berbahasa Korea pada gambar yang disediakan oleh sumber berbunyi: KCNA yang merupakan singkatan dari Korean Central News Agency. (Kantor Berita Pusat Korea / Layanan Berita Korea via AP)

Dikutip Tribunnews dari The Guardian, Senin (4/5/2020), Kim Jong Un menghilang dari media pemerintah selama tiga minggu.

Mengingat ketidakhadirannya pada waktu yang sangat lama, mengakibatkan kekhawatiran akan terjadi suksesi yang tidak terduga.

Para pembelot Korea Utara itu berspekulasi bahwa Kim Jong Un menderita penyakit serius atau bahkan bisa mati.

Secara terpisah, media Korea Utara pada Sabtu (3/5/2020) menyiarkan video Kim Jong Un selama upacara pemotongan pita untuk peresmian pabrik pupuk.

Begini Perjalanan Maestro Campursari Didi Kempot yang Kini Telah Tiada, Tinggalkan Ratusan Karya

Peruntungan 12 Zodiak Selasa (5/5) - Aquarius Percaya Kemampuanmu, Taurus Waspada Hari Ini Leo Fokus

Pembelot Korea Utara Minta Maaf

Satu di antara pembelot Korea Utara, Thae Yong-ho, yang merupakan mantan Wakil Duta Besar untuk Inggris mengeluarkan permintaan maaf.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved