Ibu Muda di Bogor Berhasil Kabur Loncat dari Plafon Toilet, Sempat Disekap dan Dianiaya Suami

Ibu muda asal Rangkasbitung, Banten, ini pun langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar ketika berhasil kabur dari rumah kontrannya.

Kompas.com
kekerasan Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - SM (17) berhasil melarikan diri dari rumah kontrakan suaminya setelah loncat plafon toilet  di Desa Kapasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Wanita muda tersebut menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh suaminya senidiri.

Bahkan, ia pun disekap suaminya dalam waktu cukup lama di kamar.

Ibu muda asal Rangkasbitung, Banten, ini pun langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar ketika berhasil kabur dari rumah kontrannya.

Ditengah Terjerat Kasus Hukum, Calon Anak Vanessa Angel Kena Fitnah: Ya Allah Difitnah Lagi Aja Gue

Kritikan Pedas Rocky Gerung ke Jokowi yang Minta Data Corona Dibuka Publik: Kesalahan Paling Fatal!

Kabar Gembira! Beli Pertamax Dapat Cashback 30%, Kini Tak Lagi Dibatasi Jumlah Pembeli, Buruan!

Nekat Berhubungan Badan dengan Istri yang Positif Corona, Pria di Pasuruan Dievakuasi Tim Medis

Saat ditemukan, kondisi SM penuh luka terutama di bagian pelipis.

Melihat hal itu, warga langsung menyelamatkannya dan membawanya ke rumah RT setempat.

SM diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh suaminya sendiri berinisial AA (37).

"Iya, dia (SM) ini kabur minta pertolongan dan dibawa ke rumah saya," ucap Ketua RT 003 Griya Parungpanjang Desa Kapasiran, Saban, ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (3/5/2020) malam.

Disekap, dianiaya, tak diberi makan

Saban mengatakan, SM berhasil melarikan diri pada Sabtu (2/5/2020) sekira pukul 16.30 WIB.

Halaman
123
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved