Breaking News:

Positif Corona Jambi Jadi 43

19 Jamaah Klaster Gowa di Tanjab Timur Dipantau, Tim Covid-19 Jadwalkan Rapid Test Kedua

Tim Gugus Tugas Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas Kesehatan, kembali melakukan pemantauan terhadap warganya yang masuk dalam klaster Gowa.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Freepik
Ilustrasi Covid-19 atau virus corona 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Tim Gugus Tugas Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas Kesehatan, kembali melakukan pemantauan terhadap warganya yang masuk dalam klaster Gowa

Pada Senin 5 Mei 2020, Pemerintah Kabupaten Tanjabtim melalui Tim Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan melakukan pemantauan terhadap 19 jamaah yang masuk dalam kategori klaster Gowa.

Hal tersebut disampaikan Juru bicara tim gugus tugas Covid-19 Tanjabtim, Sapril, mengatakan guna terus mengantisipasi mewabahnya wabah virus corona pihaknya gencar melakukan pemantauan dan pengecekan.

Terutama terhadap warga yang telah dilakukan tes pemeriksaan dan proses karantina, terutama bagi warga yang masuk kategori klaster Gowa yang berada di Tanjabtim.

Masuk Kawasan Zona Merah, Pemprov Lampung Larang ASN Kabupaten/Kota Masuk ke Bandar Lampung

Separuh Proyek Fisik di Sarolangun Dibatalkan Akibat Pandemi Covid-19, Total Anggaran Rp 90 Miliar

Didi Kempot Sempat Minta Dikerokin Istri, Pengakuan ART Sebut Sang Maestro Sudah Sakit Beberapa Hari

Dikatakan Sapril, dari hasil pemantauan yang dilakukan terhadap jamaah klaster Gowa di Tanjabtim, seperti di Kecamatan Sadu, Desa Sungai Lokan terdapat  empat orang dimana dari hasil rapid test I dan II dinyatakan negatif.

Begitu pula untuk pemantauan yang dilakukan di  Kecamatan Mendahara Ulu, Desa Pematang Rahim dan Desa Sinar Wajo, dari beberapa kali rapid test yang dilakukan jamaah klaster Gowa tersebut menunjukan hasil negatif.

Selanjutnya jamaah yang berada di Kecamatan Mendahara, Desa Mendahara Tengah juga mendapatkan hasil rapid test negatif. Termasuk Kecamatan Rantau Rasau juga negatif. Hanya saja untuk Kecamatan Nipah Panjang hasil rapid test 1 pada 27 April lalu hasilnya masih positif samar dan hingga kini belum ada kabar terbaru.

"Untuk kepastiannya akan dilakukan rapid test kedua, dan saat  ini yang bersangkutan tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya," ujarnya.

"Rapid test II kita jadwalkan akan dilakukan pada Kamis 7 Mei 2020 mendatang," tambahnya.

Lanjutnya, saat ini yang telah menjalani rapid test tetap dianjurkan untuk dapat memantau dan memeriksakan kondisi kesehatannya masing-masing pada layanan kesehatan setempat. (usn)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved