Ramadan 2020

Bagaimana Hukum Ghibah dan Mengumpat di Media Sosial Saat Ramadan?

Tak bisa dipungkiri, saat menggunakan media sosial masih banyak orang yang Ghibah, berkata kasar hingga mengumpat.

Editor: Heri Prihartono
Shutterstock
Ilustrasi Bermain Gadget 

 Mereka yang secara terang-terangan ghibah dan mengumpat di media sosial tersebut.

Lalu apakah kegiatan mengumpat online bisa mengakibatkan batalnya puasa seseorang ?

Ilustrasi InstagramIlustrasi Instagram (TreceBits)

Menurut informasi yang bisa diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Surakarta Musta'in Ahmad, mengenai umpatan yang dilontarkan di media sosial tidak akan membatalkan puasa.

Dilansir oleh TribunnwsWiki dari Kompas.com, dalam wawancara tersebut Ahmad menerangkan jika mengumpat baik langsung atau lewat media sosial bisa mengurangi pahala puasa.

"Mengumpat, berbohong, marah-marah, sumpah palsu, memandang dengan syahwat, bisa membatalkan pahala puasa (bukan batal puasanya tapi batal pahalanya)," kata Musta'in Jumat (24/4/2020).

Musta'in mengungkapkan, hal itu adalah perbuatan haram dilakukan, terlebih sedang menjalani ibadah puasa.

ilustrasi marah. (ariananews.co)ilustrasi marah. (ariananews.co) (ariananews.co)

Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW  bersabda:

"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan tidak meninggalkan perbuatan yang diakibatkan ucapan dustanya, maka Allah tidak butuh terhadap puasanya terhadap perbuatannya meninggalkan makan dan minum (puasa)." (HR. Bukhari).

Hadis di atas adalah dalil orang yang menjalankan ibadah puasa sudah semestinya menahan diri dari perkataan kotor.

Masalah ini seperti cacian maupun umpatan dan perkataan dusta sebagaimana menahan diri dari makan dan minum.

Akibat yang ditanggung, jika umat muslim yang menjalankan ibadah puasa namun tidak bisa menahan diri dari ucapan kotor dan dusta, maka nilai ibadah puasanya menjadi berkurang.

Tindakan tak baik tersebut juga menjadikan penyebab munculnya kebencian Allah SWT, bahkan bisa berujung pada tidak diterima puasanya.

Oleh sebab itu, seorang muslim dilarang untuk melontarkan umpatan dan cacian menyakitkan kepada orang lain.

Rasulullah SAW juga pernah bersabda memperingatkan terkait  sikap dan tutur kata berikut ini :

Halaman
12
Sumber: TribunnewsWiki
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved