Nasional

Meninggal Karena Corona, Pemakaman Jenazah Wali Kota Tanjungpinang Disaksikan Istri dari Kursi Roda

Hajjah Juwariyah Syahrul (58 tahun), istri Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul SPd (60 tahun), ikut menghadiri pemakanan jenazah suaminya.

Tribun Batam
Cover halaman depan Tribun Batam edisi 12 April 2020, saat Wali Kota Tanjungpinang Haji Syahrul SPd (1960-2020) dirawat di RSUP Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang. Syahrul dinyarakan positif COVID-19, 15 April 2020. (Tribun Batam) 

TRIBUNJAMBI.COM, TANJUNGPINANG - Hajjah Juwariyah Syahrul (58 tahun), istri Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul SPd (60 tahun), ikut menghadiri pemakanan jenazah suaminya.

Ia hadir menggunakan pakaian pelindung Covid-19, dan duduk menggunakan kursi roda.

Tangis sang istri, Hajjah Juwariyah Syahrul tak terdengar saat proses pemakaman suaminya berlangsung.

Demikian juga air mata ibu dari dua anak dan empat cucu ini, tak terlihat karena dia menggunakan pakaian hazmat, alat pelindung diri (APD) dari virus corona.

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul meninggal dunia pada Selasa (28/4/2020) kemarin karena terjangkit virus corona.

Jenazah Syahrul dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Batu, Batu 5 Bawah, Jl Gatot Subroto, Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (28/4/2020) malam.

Katalog Promo Alfamart & Indomaret hingga 19 Mei 2020 - Promo Ramadan, Obat, Minyak Goreng, Sirup

Inilah Hasil Debat Terbuka Jerinx dan dr Tirta Live Instagram, Bahas Soal Virus Corona Covid-19

Hajjah Juwariyah terlihat mencolok, sebab dia satu-satunya orang yang hadir di area pemakaman dengan berkursi roda.

Bukan karena petugas medik, wanita yang tiga dekade menemani Syahrul ini, juga sudah dua pekan berstatus pasien positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Ambulans Pemkab Tanjungpinang yang membawa jenazah Wali Kota Syahrul ke TMP Batu, Tanjungpinang, Rabu (29/4/2020) dini hari.
Ambulans Pemkab Tanjungpinang yang membawa jenazah Wali Kota Syahrul ke TMP Batu, Tanjungpinang, Rabu (29/4/2020) dini hari. (Tribun Batam)

Dari jarak sekitar 4 meter, Juwariyah menyaksikan empat petugas TMP menurunkan keranda suaminya di liang lahat.

Tak berdiri, Juwariyah didudukkan di wheel chair (kursi roda) khusus.

Halaman
1234
Editor: rida
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved