Breaking News:

Kabar Gembira! Penumpang Bisa Naik Lion Air Mulai 3 Mei 2020, Penuhi Syarat Ini Terlebih Dahulu

Rute-rute yang dizinkan termasuk di daerah zona merah penyebaran virus vorona, dan wilayah berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Editor: Tommy Kurniawan
Instagram @lionairgroup
Ilustrasi Lion Air 

TRIBUNJAMBI.COM - Maskapai Lion Air mendapat izin khusus untuk kembali terbang di tengah pandemi Covid-19 dan larangan mudik ini.

Rute-rute yang dizinkan termasuk di daerah zona merah penyebaran virus vorona, dan wilayah berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, Lion Air Group beroperasi mulai 3 Mei dengan perizinan khusus (exemption flight) dari regulator.

"Yakni (dari) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) untuk melayani pebisnis bukan dalam rangka mudik," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2020).

Emosi Inul Daratista Meledak Ada Netizen Lakukan Teror pada Keluarganya: Jangan Harap Kamu Bisa Lari

Meninggal dalam Posisi Sujud, Mendiang Ayah Raffi Ahmad Ternyata Sempat Menghubungi Sosok Ini

Kisah Nabi Muhammad SAW, Lahir di Tengah Wabah Mengerikan Hingga Jadi Anak Pembawa Berkah Keluarga

Berikut Ini 9 Tips Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh dan Tetap Tenang di Sekitar Virus Corona

Adapun penerbangan khusus yang diperbolehkan, yakni pengangkutan kargo, penerbangan pebisnis bukan untuk mudik, penerbangan bagi pimpinan lembaga tinggi negara RI atau tamu kenegaraan.

Lalu operasional kedutaan besar, perwakilan organisasi internasional yang memiliki kedudukan di Indonesia.

Selain itu, penerbangan operasional penegakan hukum, ketertiban dan pelayanan darurat, layanan penerbangan khusus (repatriasi) untuk pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA).

Layanan penerbangan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Rebulik Indonesia Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama masa angkutan udara Idul Fitri periode 1441 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19).

Rencana operasional akan melayani rute-rute penerbangan dalam negeri termasuk kota atau destinasi berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan wilayah dengan transmisi lokal atau daerah terjangkit (Zona Merah).

“Bagi pebisnis atau penumpang dengan pengecualian wajib memenuhi protokol penangangan Covid-19 melalui pengisian kelengkapan dokumen dan melampirkan sebelum keberangkatan berdasarkan persyaratan,” ujar  Danang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved