Harga BBM

Wacana Penurunan Harga BBM, Airlangga: Akan Diadakan Rapat

Pemerintah belum mengambil kebijakan terkait penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Rencana tersebut disampaikan masih harus

Editor: Fifi Suryani
ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemerintah belum mengambil kebijakan terkait penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Rencana tersebut disampaikan masih harus dibahas dalam rapat.

Meskipun saat ini harga minyak dunia telah mengalami penurunan.

"Nanti pada waktunya akan diadakan rapat dan akan dijelaskan oleh kementerian terkait," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas, Selasa (28/4).

Asal tahu saja, harga minyak mentah di pasar global merosot tajam. Sejumlah negara merespons perkembangan tersebut dengan menurunkan harga bensin.

Negeri jiran Malaysia, misalnya, dalam sebulan terakhir sudah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebanyak lima kali. Mengutip globalpetrolprices.com, pada 16 Maret lalu Malaysia menetapkan harga BBM dengan kadar oktan 95 senilai US$ 0,42 per liter setara Rp 6.510 per liter (kurs Rp 15.500 per dollar AS).

Angka ini turun tipis dibandingkan posisi 9 Maret senilai US$ 0,44 per liter. Sepekan kemudian (23 Maret), Malaysia memberlakukan harga BBM US$ 0,33 per liter.

Pada 30 Maret dan 6 April, harga BBM kembali melorot masing-masing ke level US$ 0,32 dan US$ 0,30 per liter. Hingga akhirnya bertengger di posisi US$ 0,29 per liter atau Rp 4.495 per liter per 13 April lalu.

Vietnam juga menerapkan kebijakan serupa. Dalam sebulan terakhir, mereka sudah dua kali menurunkan harga BBM hingga di posisi US$ 52 per liter per 13 April 2020.

Berita ini sudah tayang di laman Kontan.co.id dengan judul: Terkait wacana penurunan harga BBM, ini kata Airlangga Hartarto

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved