Breaking News:

Daftar Zona Merah Provinsi Jambi

Tanjab Timur Masih di Zona Aman, Pemkab Tetap Lakukan Pemantauan dan Antisipasi

Hingga kini Kabupaten Tanjab Timur masih masuk kategori zona aman. Tercatat jumlah ODP dan PDP nihil. Hanya terdapat

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/Abdullah Usman
Bupati Tanjabtim Romi Haryanto sambangi posko pencegahan Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Hingga kini Kabupaten Tanjab Timur masih masuk kategori zona aman. Tercatat jumlah ODP dan PDP nihil. Hanya terdapat satu kasus OTG dalam proses pemantauan.

Beberapa waktu lalu Bupati Tanjabtim, Romi Hariyanto meminta petugas yang berjaga di posko pemeriksaan agar meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian, guna menghindari dan memutus rantai virus corona di Tanjab Timur.

Ketua Satgas Sapril sekaligus Sekda Tanjab Timurm menuturkan, hingga 28 April 2020 ini pihaknya masih terus melakukan pemantauan dan antisipasi.

"Saat ini ada satu orang kategori OTG yang tengah dalam pemantauan, sebelumnya dinyatakan positif rapid test. Sementara untuk kategori ODP dan PDP terbilang nihil," ujarnya, Selasa (28/4).

Sementara itu orang yang masuk kategori klasifikasi lain, hingga saat ini terus dilakukan pemantauan dari total 457 orang kini hanya menyisakan 150 orang lagi dalam proses.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Tanjab Timur pada Senin (27/4) siang kembali melakukan uji rapid test terhadap 5 orang di Puskesmas Dendang.

Lima orang tersebut merupakan orang terdekat OTG santri Al-Fatah Temboro Magetan, Jawa Timur yang positif rapid test beberapa waktu lalu, dari hasil rapid test. Kelima orang tersebut semuanya dinyatakan negatif.

Untuk identitas kelima orang tersebut, yakni ayah santri umur 47 tahun, ibu santri umur 45 tahun dan adik santri umur 5 tahun. Kemudian seorang laki-laki umur 45 tahun dan satu lagi juga seorang laki-laki umur 32 tahun.

"Orang yang di-rapid test tersebut merupakan kedua orang tua dan adik santri. Kemudian 2 orang satu mobil dengan santri saat dalam perjalanan dari Jambi menuju Kecamatan Dendang," kata Sapril.

Untuk diketahui, uji rapid test kedua akan dilaksanakan 10 hari ke depan. Jika tidak ada halangan sekitar tanggal 7 Mei 2020 mendatang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved