Sejarah Indonesia

Perubahan Tanda Tangan Soeharto dari Seorang Letkol TNI hingga Jadi Presiden, Terlihat di Sisi Ini

Perubahan Tanda Tangan Soeharto dari Seorang Letkol TNI hingga Jadi Presiden, Terlihat di Sisi Ini

ist
Presiden Soerkarno dan Letjen Soeharto 

Bahkan ada juga yang sudah robek-robek dikrikit tikus piti.

39 Napi di Lapas Kelas IIA Jambi Dibebaskan Melalui Asimilasi, Dua Napi Kembali Beraksi

Kisah Soekarno yang Masuk Daftar Orang Harus Dibunuh Amerika Serikat, CIA Dianggap Jadi Dalangnya

230 Kali Kebakaran di Kota Jambi Sebabkan Kerugian hingga Rp 27,5 Miliar, Tahun 2018 Paling Parah

Seolah-olah merupakan persediaan makanan darurat, sewaktu tikus-tikus itu mengalami masa paceklik.

Maka kertas telo itu merupakan sasaran yang masih tinggi kadar gizinya bagi rata-rata tikus kecil itu.

Ini kentara sekali dari bekas kotoran yang ditinggalkan tikus-tikus pada lemari kertas antik.

Dimulai saja dari surat resmi Let. Kol. J.F. Warrow, Komandan Brigade 16 dengan nomer surat yang terdiri dari sepuluh angka: 1616111200 dar '49 tertanggal 16 Nopember 1949. Isinya tentang adanya persetujuan bersama di antara para Komandan Batallion di daerah Malang.

Yang berarti tembak menembak dan rasa permusuhan di antara anak buah Bat.

17 dibawah Mayor Abdullah, Bat. 32 Mayor Abdul Manan dan dari Be IV Mayor Rusman sudah harus dihentikan.

Yang agak aneh ialah cap dari Brigade 16 ini terdiri dari bulat telur dan bulat.

Sebaliknya diharapkan agar saling dapat menjamin keamanan. Memberi penerangan kepada rakyat, pengembalian tahanan-tahanan.

Ramalan Zodiak Besok 28 April 2020, Taurus Jangan Ambil Sesuatu yang Sulit, Gemini Raih Keberhasilan

80 Orang Terkait Klaster Gowa di Jambi Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Jubir Covid-19 Kota Jambi Angkat Bicara Soal Status Zona Merah, Mengaku Belum Dapat Info dari Pusat

Campagne memberantas berita-berita yang bukan sebagai adanya dan masing-masing pasukan kembali ke tempat semula.

Demikianlah instruksi Komandan Brigade 16 atau Wehrkreise Arjuna, Jawa Timur.

Lain halnya siapakah yang menjadi Komandan Operasi “Selatan" ? Daerah Bojonegoro merupakan daerah Operasi Selatan dengan Komandan Mayor Basuki Rachmad.

Surat No. 665/VI/Sec/Dos/49 merupakan peringatan dari Komandan C.M.D. Bojonegoro Major Basuki Rachmad kepada Sie Gerindo pimpinan Sersan Sutrisno supaya consolidasi pasukan tidak sampai mengganggu keamanan daerahnya.

Basuki Rachmad yang kita ketahui sebagai Menteri Dalam Negeri pada akhir-akhir hidupnya itu, menerakan tanda tangannya diatas kertas tik biasa.

Ketikannya rapi dan masih jelas dibaca. Hanya pinggirannya yang sudah koyak-koyak, mungkin karena terus-menerus pindah dari map yang satu ke map yang lain tanpa sempat meluruskan pinggiran-pinggirannya. Atau berdandan, berbenah diri.

Membolak-balik kertas-kertas antik tidak dapat dilakukan dengan tergesa, harus dapat dinikmati satu persatu kekunoannya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved