Minggu, 17 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Wisata Virtual

Ada 160 Ribu Benda Kuno di Museum Nasional Indonesia, Bisa Dikunjungi Secara Virtual

Ada 160 Ribu Benda Kuno di Museum Nasional Indonesia, Bisa Dikunjungi Secara Virtual.

Tayang:
Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: rida
Tribun Jakarta
Museum Nasional Indonesia 

TRIBUNJAMBI.COM - Berkunjung ke museum kadang menyenangkan, apalagi ke Museum Nasional Indonesia yang diselalu disebut tak membosankan. Museum Nasional Indonesia bisa kita kunjungi secara virtual. 

Dikutip dari situs resminya, museum ini menyimpan 160.000an benda-benda bernilai sejarah yang terdiri dari 7 jenis koleksi Prasejarah, Arkeologi masa Klasik atau Hindu – Budha; Numismatik dan Heraldik; Keramik; Etnografi, Geografi dan Sejarah.

Di gedung ini menjadi ruang pamer hampir semua sejarah Indonesia, dari masa purba hingga masa sejarah terbaru. Nusantara memang rumah bagi sejumlah peradaban bangsa Indonesia, yang terbentuk dari banyak suku bangsa.

Taman Arkeologi di Museum Nasional Gedung A. Di sini terdapat beberapa koleksi yoni dan arca Nandi.
Taman Arkeologi di Museum Nasional Gedung A. Di sini terdapat beberapa koleksi yoni dan arca Nandi. (Warta Kota)

Lembaga Kebudayaan Indonesia menyerahkan pengelolaan museum pada Pemerintah Indonesia pada tahun 1962. Bangunan ini sebenarnya dibangun tahun 1862 oleh Pemerintah Hindia Belanda di lokasi Koningsplein West atau sekarang bernama Jalan Medan Merdeka Barat No 12.

Gedung museum ini baru dibuka untuk umum pada tahun 1868. Museum ini sangat dikenal di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya penduduk Jakarta. Mereka menyebutnya “Gedung Gajah” atau “Museum Gajah” karena di halaman depan museum terdapat sebuah patung gajah perunggu hadiah dari Raja Chulalongkorn (Rama V) dari Thailand yang pernah berkunjung ke museum pada tahun 1871. Kadang kala disebut juga “Gedung Arca” karena di dalam gedung memang banyak tersimpan berbagai jenis dan bentuk arca yang berasal dari berbagai periode. 

Kini gedung dibagi beberapa bagian. Lantai 1 bertema Manusia dan Lingkungan, Lantai 2 IPTEK, Lantai 3 Organisasi Sosial dan Pola Pemukiman, dan Lantai 4 Khasanah Emas dan Keramik.

Untuk berwisata secara virtual di Museum Nasional bisa dilakukan dengan dua cara.

Yang pertama berkunjung ke alamat museumnasional.or.id/virtual-tour.

Cara lainnya adalah mengansesnya dari Google Arts & Culture di link ini artsandculture.google.com/partner/museum-nasional-indonesia.

(Berbagai sumber/ Jaka HB/Tribun Jambi)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved