Kapal Tabrak Rumah
5 Rumah Hancur Ditabrak Tongkang, Kapten Kapal Diduga Mengantuk
Lima rumah milik warga Desa Rondang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, roboh ditabrak kapal besar (tongkang) yang melintas
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Lima rumah milik warga Desa Rondang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, roboh ditabrak kapal besar (tongkang) yang melintas di Sungai Batanghari, Senin (27/4).
Usman satu di antara warga setempat mengatakan, peristiwa itu terjadi subuh sekitar pukul 05.00 WIB.
Kapal besar yang melaju dari arah perairan Sabak menuju Jambi, tiba-tiba langsung menabrak rumah warga yang ada di pinggir Sungai Batanghari.
"Ada lima rumah yang hancur, kalau yang terparah itu ada tiga rumah," sebutnya.
Kapal besar tersebut hingga sore kemarin masih berada di lokasi kejadian, sebagai jaminan pertanggung jawaban dari pihak perusahaan kapal tersebut.
Beruntung tidak ada korban jiwa, kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Ganti rugi
Insiden kapal tongkang menabrak lima rumah warga tersebut diduga karena kapten kapalnya mengatuk.
Dijelaskan Usman,pihak kapal tongkang telah menyepakati akan ganti rugi terhadap rumah milik warga yang hancur ditabrak.
"Iya pihak kapal akan ganti rugi senilai Rp300 juta atas insiden ini, saat ini kapal tersebut masih di lokasi kejadian, sebagai jaminan pertanggungjawaban," ujarnya.
Ia juga mengatakan, selain lima rumah yang ditabrak kapal tersebut, dua keramba ikan milik warga juga ikut ditabrak.
"Rumah yang ditabrak paling awal tidak begitu parah, malah selebihnya yang agak parah, itu kena oleh tongkangnya," kata Usman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kondisi-rumah-warga-desa-rondang-muarojambi-hancur-ditabrak-kapal.jpg)