Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Nelayan Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjabtim imbau nelayan untuk tetap waspada saat melaut.

Tayang:
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi.com/Abdullah Usman
Gelombang Tinggi Capai 2 Meter di Perairan Tanjab Timur, Ini yang Dilakukan Nelayan Saat Melaut. Nelayan di Tanjab Timur sedang memperbaiki jala 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjabtim imbau nelayan untuk tetap waspada saat melaut.

Beberapa kecamatan yang berada di Kabupaten Tanjabtim, termasuk kawasan bencana termasuk banjir dan tanah longsor serta pohon tumbang.

Bukan hanya itu, kekhawatiran lain yang disebabkan masuknya musim penghujan yang kadang disertai angin kencang juga terkadang menjadi penghalang bagi para nelayan untuk melaut.

Menanggapi hal ini, Camat Sadu, Frans Apriyanto saat dikonfirmasi mengatakan, sampai saat ini kondisi cuaca di sekitar Kecamatan Sadu masih terbilang normal. Akan tetapi ada kalanya cuaca cukup ekstrem terjadi di perairan Sadu.

"Saya mengimbau untuk para nelayan agar memahami betul kondisi cuaca sebelum melaut, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu juga lengkapilah diri dengan peralatan keselamatan," ujarnya, Minggu (26/4).

Frans juga meminta kepada para nelayan di Kecamatan Sadu, agar selalu mengutamakan keselamatan dalam melakukan aktivitas.

"Jangan memaksakan untuk melaut lebih jauh dari bibir pantai apabila kondisi cuaca kurang bersahabat," katanya.

Selain itu, terkait harga jual hasil laut para nelayan Kecamatan Sadu, Frans menjelaskan, sampai saat ini harga jual masih terbilang normal dan belum ada kendala yang terlalu terasa untuk penjualannya.

"Sampai saat ini hasil laut nelayan kita yang ada di Sadu masih tergolong normal, baik itu hasil tangkap dan penjualannya," pungkasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved