Ramadan 2020

Ini Bacaan Niat Sholat Tarawih serta Tata Cara Lakukan Salat Tarawih di Rumah Selama Ramadhan 2020

Ini Bacaan Niat Sholat Tarawih serta Tata Cara Lakukan Salat Tarawih di Rumah Selama Ramadhan 2020

Fatimatuz Zahro/Surya
Ilustrasi Sholat 

TRIBUNJAMBI.COM - Di tengah pandemi Covid-19 yang merebak, masyarakat pastinya banyak mencari tata cara dan niat sholat tarawih di rumah sendiri atau berjamaah.

Terlebih pemerintah menganjurkan untuk melaksanakan salat tarawih di rumah.

Pelaksanaan salat tarawih di rumah guna meminimalisir dan mencegah penularan virus corona (Covid-19).

Hal tersebut sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 14 Tahun 2020.

MUI menyatakan umat muslim yang tinggal di kawasan dengan potensi penularan virus corona tinggi atau sangat tinggi, boleh meninggalkan shalat  fardhu lima waktu atau tarawih berjamaah di masjid, untuk kemudian mengerjakannya di rumah.

Tata cara shalat tarawih berjamaah dan sendiri di rumah sebenarnya tidak berbeda dengan ibadah yang dilaksanakan ketika di masjid, menurut Dr.Marabona Munthe, M.E. Sy dalam artikel Tata Cara Sholat Tarawih di Rumah Berjamaah dan Sendiri-sendiri.

 Rektor Lantik Dekan FEB dan Dekan Faperta Universitas Jambi

 Inilah 3 Link Download Drama Korea The World of The Married, Tonton Episode Terbarunya di Sini

 Inilah 3 Link Download Drama Korea The World of The Married, Tonton Episode Terbarunya di Sini

Untuk menyelenggarakan shalat tarawih berjamaah, perlu adanya seorang imam yang memimpin shalat dan makmum.

Sedangkan, untuk shalat tarawih sendiri tidak perlu adanya seorang imam.

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah (halaman 43) yang berpendapat bahwa shalat tarawih dikerjakan 8 rakaat.

Hal tersebut sesuai dengan hadis yang diriwayatkan dari Aisyah r.a:

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam tidak pernah shalat lebih dari 11 rakaat baik di bulan Ramadhan atau di bulan lainnya. Beliau shalat 4 rakaat, jangan tanya mengenai bagusnya dan panjangnya, kemudian beliau shalat 4 rakaat, jangan tanya mengenai bagusnya dan panjangnya, kemudian beliau shalat 3 rakaat.” (HR. Bukhari no. 2013, Muslim no. 837).

Maksud dari salat empat rakaat sebanyak dua kali dalam hadis di atas adalah shalat tarawih ditambah dengan tiga rakaat shalat witir.

Selain itu, jumhur ulama dari kalangan Syafi’iyyah, Malikiyyah dan Hanabilah, juga pendapat Abu Yusuf dari Hanafiyah, shalat tarawih dilakukan dua rakaat-dua rakaat.

 Libur Siswa SD dan SMP di Kabupaten Muarojambi Diperpanjang Hingga 2 Mei 2020

 Kisah Pleasure Squad, Bukan Girl Band Melainkan Selir yang Khusus Puaskan Nafsu Pejabat Korea Utara

 4 Resep Olahan Sarden - Pindang Bumbu Sarden, Ikan Makarel Bumbu Sarden, Sarden Tongkol

Sementara itu, dalam Buku Saku Ramadhan karya Ma’ruf Khozin, dalil salat tarawih 20 rakaat merujuk pada riwayat 4 tabiin, yaitu Said bin Yazid, Yazid bin Rauman, Yahya bin Said al-Qathan, dan Abdul Aziz bin Rafi’.

Adapun pendapat lain menurut riwayat Yazid bin Rauman yang berbunyi:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved