Kejari Batanghari Serahkan 22 Ribu Liter Minyak Mentah dari Kasus Illegal Drilling ke Pertamina

Kejaksaan Negeri Batanghari menyerahkan minyak mentah hasil dari berbagai kasus ilegal Driling kepada Pertamina.

IST
Pengambilan minyak mentah hasil illegal drilling di Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Kejaksaan Negeri Batanghari menyerahkan minyak mentah hasil dari berbagai kasus ilegal Driling kepada Pertamina.

Hal ini di sampaikan oleh Kajari Batanghari Dedy Priyo, ia mengatakan minyak minyak mentah ini berasal dari beberapa berkas perkara illegal driling yang sudh mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht) yang terjadi di Kabupaten Batanghari.

"Dengan total Minyak kurang lebih 22 ribu liter, dan semua minyak mentah," jelasnya.

Ia mengatakan tindakan ini di lakukan karena barang bukti tersebut mengandung unsur yang berpotensi dapat membahayakan lingkungan.

Update Harga Sembako di Pasar Jambi Jelang Ramadan, Harga Bawang Merah Naik Lagi

Bupati Romi Keluarkan Surat Edaran Terkait WFH untuk Guru di Tanjab Timur

16 Ribu Warga Terdampak Covid-19 di Bungo Akan Terima Bantuan Pemerintah, Segini Jumlahnya

"Oleh karena itu, Barang Bukti kita serahkan kepada negara melalui PT Pertamina Ep. Asset 1 field Jambi di Kenali Asam Atas Kota Jambi, untuk nantinya diproduksi oleh pertamina sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya. Kamis (23/4/2020).

Penyerahan ini langsung disaksikan oleh Kajari yang di dampingi oleh Kasi Barang bukti dan barang rampasan Kejari Batanghari Bambang dan Kasi Pidum Heri Kajari Batanghari.

"Dan juga kita melalukan pengawalan minyak ini sampai ke Jambi," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Batanghari, Bambang mengatakan kedepan akan kembali dieksekusi BB minyak mentah sekitar 19 ribu liter tersebut berada di rupbasan kelas 1 Jambi.

"Hal ini kami koordinasikan terlebih dahulu dengan pihak Rupbasan Jambi," tutupnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved