Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Sempat Mengalami Kenaikan, Kini Harga TBS di Tanjabtim Perlahan Turun

Beberapa waktu lalu, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi sedikit memberikan angin segar kepada para petani sawit di Jambi dengan kenaikan harga TBS.

TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI
Ilustrasi petani memindahkan TBS sawit 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Para petani kelapa sawit di Kabupaten Tanjabtim mulai cemas, sejak kemarin harga Tandan Buah Segar (TBS) kembali mengalami penurunan.

Beberapa waktu lalu, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi sedikit memberikan angin segar kepada para petani sawit di Jambi dengan kenaikan harga TBS.

Dimana pada periode 17-23 April kedepan TBS naik Rp 6.28 per kg atau menjadi Rp 1.758,67 per kg.

Kenaikan harga tersebut juga sempat dirasakan oleh para petani sawit di Kabupaten Tanjabtim, namun petani mulai merasa waswas. Pasalnya saat ini harga sawi kembali menunjukan tren penurunan harga.

Walikota Fasha Serahkan Paketan Sembako ke Beberapa Sekolah di Kota Jambi

Begini Kondisi Tubuh Pasien 01 di Jambi setelah Dinyatakan Sembuh dari Corona, Alhamdullilah

Rapid Test Satu Jamaah Tabligh Gowa dari Sarolangun Hasilnya Negatif

Ihsan (29) satu diantara petani sawit di Kecamatan Rantau Rasau misalnya. Menurutnya, pada sehari sebelumnya dirinya sempat menjual TBS dengan harga cukup tinggi dibanding hari biasanya.

"Kemarin sempat di harga Rp 1.600 - Rp 1.625 per kg namun sekarang harganya terus mengalami penurunan. Sekarang masih Rp 1.550 belum tahu gimana besoknya," ujarnya, Senin (20/4/2020).

Menurutnya, kondisi harga TBS tersebut tidak dapat dipastikan meskipun ada kenaikan tidak dapat berlangsung lama. Terkadang belum hilang senyum akan harga membaik sudah turun lagi berbeda dengan tahun tahun sebelumnya.

Dikatakannya pula, kondisi anjloknya harga saat ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Tanjabtim saja di beberapa daerah juga mengalami nasib yang sama dimana harga TBS merangkak turun.

"Tadi kita juga sudah bertanya sama saudara dan teman yang berada di kabupaten lain seperti Batanghari dan Tanjabbar, di sana harga TBS juga kembali turun," ujarnya.

Para petani berharap kepada pemerintah agar harga TBS yang naik ini tidak bersifat sebentar. Mengingat di tengah wabah Covid-19 saat ini para petani sawit sangat bergantung pada harga jual TBS. Ditambah sebentar lagi akan menyambut bulan suci Ramadhan. (Abdullah Usman)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved