Advertorial

Masa Pandemik Covid-19 dan Antisipasi Kemarau, Penangkar Benih Padi di Jambi Tetap Berproduksi

Hal ini tampak saat panen benih padi di salah satu penangkar benih Kelompok Tani Usaha Sepakat, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi

IST
Panen benih padi di salah satu penangkar benih Kelompok Tani Usaha Sepakat, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM - Memasuki musim tanam kedua dan masa pandemik Covid-19 ini, Kabupaten Jambi Muarojambi melalui Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman (BPSB ), tetap melaksanakan pengawalan produksi benih.

Hal ini tampak saat panen benih padi di salah satu penangkar benih Kelompok Tani Usaha Sepakat, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

Kepala BPSB Provinsi Jambi Taufik menjelaskan, panen benih tersebut dilakukan di areal seluas 155 hektar. Varietas yang dipanen dan sertifikasi adalah benih kelas BR varietas unggul Inpara 3, lokal Mawar dan Sailun Salimbai dengan produktivitas mencapai 6,4 ton per ha GKP.

Dampak Virus Corona, Petani Padi di Tanjab Timur Kesulitan Memasarkan Beras

Kami Tanam Padi untuk Orang Kota, Jika Kami Mati Siapa Bertani? Imbauan Petani untuk Warga Jakarta

VIRAL Guru SD ini Datangi Satu-satu Rumah Murid Beri Pelajaran: Tak Semua Punya Smartphone dan TV

"Benih ini bisa memasok kebutuhan benih disekitar kecamatan Kumpeh Ulu dan kecamatan lain," kata Taufik di Jambi, Minggu (19/4/2020).

Melalui video teleconference, Staf Khusus Menteri Pertanian, Imam Mujahidin Fahmid menyatakan, bahwa benih merupakan komponen yang sangat penting dan strategis.

Hal ini untuk memenuhi target produktivitas sebesar 7 persen per tahun.

"Benih merupakan titik tonggak starting awal setiap budidaya tanaman," jelasnya.

Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman (BPSB ) tetap melaksanakan pengawalan produksi benih.
Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman (BPSB ) tetap melaksanakan pengawalan produksi benih. (IST)

Guna mendukung perbenihan dalam negeri, tahun 2020 ini sesuai arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo, Kementerian Pertanian melalui Direkorat Jenderal Tanaman Pangan telah mengalokasikan bantuan melalui program korporasi benih.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi berharap melalui kegiatan produksi dan sertifikasi benih padi ini diperoleh benih padi yang unggul dannberkualitas di Provinsi Jambi.

Mulai Besok Gelombang ke 2 Kartu Prakerja Dapat Rp 3,5 Juta, Link Lengkap di prakerja.go.id.

Kesalahan Fatal Laboratorium di Wuhan Penyebab Munculnya Corona, Tapi Bukan Untuk Senjata Biologis?

Update Virus Corona 19 April 2020 di Dunia, Cek Kondisi Amerika, Turki dan China

"Dan diharapkan benih padi varietas unggul nasional dan lokal dapat terus dihasilkan secara mandiri tanpa menunggu benih dari daerah lain yang membutuhkan waktu yang lama," sebutnya.

"Selain itu, harapan kami juga kegiatan ini perlu disebarluaskan ke seluruh Indonesia. Dibeberapa tempat sudah mulai membuahkan hasil dan dapat meningkatkan pendapatan para penangkar benih dan petani," pinta Suwandi.(*)

Editor: budi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved