Mayat di Sawah Desa Semerap
Dugaan Penyebab Siswi SMK di Kerinci Meninggal, di Jalan Ada Anjing Mati
Mayat perempuan yang diketahui siswi SMK negeri di Kerinci itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk divisum.
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sesosok mayat perempuan membuat geger warga Desa Semerap, Kabupaten Kerinci, Jumat (17/4).
Kabar mayat siswi SMK di persawahan itu cepat menyebar.
Jajaran Polres Kerinci bergerak cepat

• Lagi-lagi KSAD Andika Perkasa Menangis Karena dengar Pengakuan Perawat, Kirim Madu ke Tim Medis
• Update Virus Corona 17 April 2020 di Indonesia, Positif 5923 Meninggal 520, Sebaran Tiap Provinsi
• FOTO-FOTO Pencarian Siswi SMK di Kerinci Sebelum Ditemukan dalam Kondisi Meninggal
Mayat perempuan yang diketahui siswi SMK negeri di Kerinci itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk divisum.
Kronologi pencarian
Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Edi Mardi, membenarkan adanya kabar itu.
Ia mengatakan mayat wanita yang ditemukan tewas itu merupakan AS, siswi SMKN yang masih berusia 17 tahun.
Dari hasil penyelidikan, sebelum ditemukan dalam kondisi tewas, AS pada Kamis (16/4) sekira pukul 14.00 WIB bersama temannya izin keluar rumah untuk pergi ke rumah teman mereka di Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.
Namun, teman AS yang berinsial ID pulang terlebih dahulu dan sampai di rumah sekira pukul 17.30.
Sementara itu, AS hingga pukul 18.00 WIB belum juga pulang.
Khawatir dengan cucunya, nenek korban pada sekira pukul 18.30 WIB menelepon AS.
Saat itu telepon diangkat oleh AS yang memberitahukan sedang perjalanan pulang dan sudah dekat dengan rumah.
Namun hingga pukul 19.30 WIB, AS belum juga pulang ke rumah.
Sang nenek langsung memberitahu keluarga yang lain untuk mencari korban.
Saat melakukan pencarian, keluarga AS yang bernama Deki sempat melihat melihat ada anjing yang mati di pinggir jalan di dekat lokasi kejadian.
Saat itu, Deki belum mengetahui AS telah jatuh dari sepeda motornya.
Hingga pukul 03.00 WIB, pencarian yang dilakukan oleh keluarga belum juga berhasil.
Pencarian kembali dilakukan pada Jumat (17/4) pagi.
Akhirnya sekira pukul 06.45 WIB, Iskandar paman korban menemukan korban sudah berada di persawahan pinggir jalan raya di Desa Koto Tengah Semerap.
AS ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.
Tubuh AS dalam posisi terlentang di persawahan, di sebelah sepeda motor korban dan di jalan raya tersebut ada seekor anjing yang mati.
"Korban langsung kita bawa ke Rumah sakit untuk visum," kata Kasat Reskrim.
Dari hasil pemeriksaan dokter, sebut Kasat, AS meninggal di bawah 12 Jam.
Sementara di kepala korban tewas terdapat luka akibat benturan, dengan darah masih mengalir dari telinga.
"Tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan dan kematian korban diduga karena laka tunggal," jelasnya.
Kasat juga mengatakan, bahwa keluarga korban telah menerima dengan ikhlas dan membuat Surat Pernyataan agar korban tidak dilakukan autopsi.
"Korban sudah dibawa pulang ke rumah di Desa Koto Tengah-Semerap untuk dimakamkan," pungkasnya.(Herupitra)
• Anisa Rahma Kompak dan Reuni Lagi dengan Personel Cherrybelle, Netizen Malah Heboh Tanya Sarwendah
• Tayang di GTV Jumat (17/4) Pukul 21.00 WIB - Taken 2, Mantan Agen CIA Diburu Karena Dendam Masa Lalu
• Baru 2 Hari Dinyatakan Sembuh dari Corona, Pasien di Lumajang Meninggal saat Karantina Mandiri