Virus Corona di Jambi

Begini Cara Warga Desa Kehiduapan Baru Batanghari Mencegah Covid-19

Desa ini dengan menggunakan dana desa, melakukan berbagai kegiatan guna menyelamatkan warga desanya dari pandemi Covid-19 ini.

Ist
Penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran covid-19. 

Begini Cara Warga Desa Kehiduapan Baru Batanghari Mencegah Covid-19

TRIBUNJAMBI, BATANGHARI - Di tengah wabah virus Covid-19 atau yang sering di sebut corona ini membuat pemerintah mengeluarkan anjuran agar masyarakat dapat memperhatikan hidup sehat dan selalu menggunakan masker.

Hal ini pun diterapkan sebuah desa di Kabupaten Batanghari, tepatnya Desa Kehiduapan Baru,  Muaro Sebo Ilir. Desa ini dengan menggunakan dana desa, melakukan berbagai kegiatan guna menyelamatkan warga desanya dari pandemi Covid-19 ini.

Diah, satu diantara anggota karang taruna desa tersebut mengatakan, pemerintah desa telah mengantisipasi akan bahayanya virus ini.

Hasil Uji Swab Dua PDP Merangin Negatif, Tim Medis Belum Izinkan Pulang Karena Ini

Pasien 07 Pernah Kontak dengan 60 Orang, Kasus Covid-19 di Jambi Kembali Bertambah Jadi 8 Orang

"Kami sudah berbenah diri jauh sebelum virus tersebut menyebar luas di Indonesia, artinya setelah kami mendapatkan berita tentang virus ini, dan mendapatkan himbauan dari Dinkes Kabupaten Batanghari, maka kami dan warga desa sepakat untuk membentuk tim dan melakukan berbagai cara yang dianjurkan untuk melindugi warga desa kami," jelasnya, Jum'at (17/4/2020).

Ia mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah inisiatif dari kepada desanya. "Kepala desa kami dengan sigap bergerak, dan membentuk tim untuk ini, tanpa harus menunggu bantuan dari pemkab dan lain lain," ungkapnya.

Di desa ini sendiri, telah di dirikan bilik penyemprotan disinfektan untuk pendatang yang akan masuk ke dalam desa. "Setiap pendatang, kami lakukan penyemprotan, dan pemeriksaan, agar warga desa kami tetap terlindung dari wabah ini," jelasnya.

Tidak hanya pendatang, warga desa tersebut juga membangun posko penjagaan. "Posko kami bangun dan sudah berjalan selama dua bulan terakhir, jadi ketika kami mendapat informasi tentang virus ini, kami langsung membangun posko, di dalam posko sendiri kami menyediakan disinfektan, dan meminta agar desa tetangga yang akan berkunjung ke desa kami agar selalu mencuci tangan mereka," jelasnya.

Diduga Tertipu Investasi Bodong Senilai 1,5 Miliar, Warga Selincah Kota Jambi Nekat Akhiri Hidup

VIDEO : Pemerintah Jepang Segera Kirim Bantuan Obat Avigan untuk Indonesia

Ia juga mengatakan, di setiap minggunya, karang taruna ataupun perangkat desa sendiri melakukan penyemprotan di setiap rumah yang berada di desa tersebut. "Dan juga sebagian di rumah yang berada di desa kami telah menyediakan tempat cuci tangan di depan rumahnya, semua kami lakukan agar desa kami bersih dari Covid-19," ungkap Diah.

Posko sendiri, lanjut Diah memiliki jam Jaga. "Posko standby dari jam 07.00 WIB, sampai dengan jam 01.00 WIB yang berjaga di posko adalah anggota karang taruna ataupun perangkat desa yang telah memiliki jadwal piket," ungkapnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved