Sriwijaya FC Tertarik Datangkan Ratu Tisha Sebagai Manajer Tim, Benarkah?

Ratu Tisha setelah mundur dari Sekjen PSSI justru mendapat tawaran peserta Liga 2 Indonesia Sriwijaya FC yakni posisi Manejer

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, berbicara kepada media pada acara Press Conference AFF Award di Nusa Dua, Bali, 23 September 2017.(YAN DAULAKA/BOLASPORT.COM) 
Ratu Tisha setelah mundur dari Sekjen PSSI justru mendapat tawaran peserta Liga 2 Indonesia Sriwijaya FC yakni posisi manajer.

Hal tersebut disampaikan pihak Manajemen Sriwijaya FC melalui Instagram resmi klub @sriwijayafc.id

 

Tim asal Kota Palembang Sumatera Selatan itu mengunggah foto Ratu Tisha diseratai caption yang menyatakan ketertarikan pihak klub kepada wanita kelahiran Jakarta itu sebagai manejer klub.

“Breaking News. Ratu Tisa yang baru saja mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI, diminta managemen PT. SOM untuk mengisi jabatan sebagai Manager Sriwijaya FC.” begitu keterangan foto di unggahan Instagram @sriwijayafc.id.

"Hari ini Sriwijaya FC menawarkan posisi manajer kepada Ratu Tisha," kata Faisal kepada bolasport.com

Menurut Faisal, sampai Selasa (14/4/2020) sore WIB, Ratu Tisha belum memberikan jawaban.

Ratu Tisha resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai Sekretaris jenderal PSSI pada Senin (13/04/2020)

Kabar ini disampaikan secara resmi oleh Ratu Tisha melalui sebuah unggahan video pendek di Instagram pribadinya.

Unggahan tersebut berisi pesan suara wanita asal Jakarta itu yang pada intinya menyampaikan kabar terkait pengunduran dirinya.

Dalam video yang berdurasi hampir dua menit itu Ratu Tisha menyampaikan ungkapan isi hatinya selama menjabat sebagai Sekjen PSSI.

Ia merasa bersyukur bisa menduduki salah satu posisi paling strategis di induk sepakbola nasional itu.

“Saya bersyukur pernah meraih kesempatan bekerja untuk melayani Anggota PSSI, pemain, pelatih, wasit, match commissioner, instruktur, dan para pecinta sepakbola sejak 17 Juli 2017,” kata Ratu Tisha dikutip dari instagram pribadinya @ratu.tisha.

Ia juga memaparkan berbagai pencapaian PSSI selama dirinya menjadi bagian dari federasi sepakbola tertinggi tanah air itu.

“Bersama-sama kita telah memeriahkan kursus kepelatihan dan perwasitan di berbagai provinsi, memutar rantai Amatir dan Elit Usia Muda, membangun kerjasama dengan federasi kelas dunia, menghidupkan lini usaha kreatif, mengibarkan kembali sepakbola putri, dan puncaknya adalah terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20,” ujar wanita kelahiran Jakarta itu.

Menurutnya berbagai pencapaian itu tidak akan terwujud tanpa ada campur tangah dari berbagai pihak di PSSI, Pemrintah dan juga para suporter.

Berikut isi pernyataan pengunduran diri Ratu Tisha dari kursi Sekretaris Jendral PSSI:

Dear friends, Hari ini Senin, 13 April 2020, melalui surat, saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI. Saya bersyukur pernah meraih kesempatan bekerja untuk melayani Anggota PSSI, pemain, pelatih, wasit, match commissioner, instruktur, dan para pecinta sepakbola sejak 17 Juli 2017.

Bersama-sama kita telah memeriahkan kursus kepelatihan dan perwasitan di berbagai provinsi, memutar rantai Amatir dan Elit Usia Muda, membangun kerjasama dengan federasi kelas dunia, menghidupkan lini usaha kreatif, mengibarkan kembali sepakbola putri, dan puncaknya adalah terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20.

Sebuah kebanggaan yang tidak dapat terwujud tanpa dukungan Pengurus & Anggota PSSI, Pemerintah, dan stakeholder sepakbola, termasuk kamu; setiap individu yang sedang mendengarkan pesan ini.

Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepakbola Indonesia. Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar & selalu ada jalan bagi yg tidak pernah lelah berusaha.

Pada suatu kesempatan dengan para sahabat, saya pernah berkata: “hati saya, kalau dibelah, isinya hanya sepakbola”. I have loved you for a thousand years, and I will love you for a thousand more. Because we love football, .RT.

Ratu Tisha Destria resmi menjabat sebagai Sekjen PSSI dalam kurun waktu hampir tiga tahun sejak Juli 2017 hingga April 2020.

Menjabat sebagai Sekjen PSSI, Ratu Tisha menggantikan Ade Wellington yang sebelumnya telah memilih mundur dari jabatan tersebut.(*)

Editor: heri prihartono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved