Breaking News:

Virus Corona

Khawatir Indonesia Bisa Jadi Pusat Penyebaran Virus Corona, Ahli Kesehatan Ini Sebut 'Rugi'

Direktur Jenderal Institut Vaksin Internasional di Korea, Jerome Kim, mengatakan sejumlah negara saat ini telah melonggarkan pembatasan sosial mereka.

AFP/YONHAP/SOUTH KOREA OUT
Para petugas dilengkapi pakaian pelindung 

TRIBUNJAMBI.COM - Wabah virus corona kini makin terus memakan korban.

Diprediksi penyebaran virus corona bakal semakin bannyak, termasuk di Indonesia.

Wajar saja prediksi tersebut, pasalnya hingga kini vaksin untuk menangkal virus corona tak kunjung ditemukan.

Pernyataan itu dikeluarkan pakar kesehatan publik yang memperingatkan, gelombang kedua wabah bisa terjadi jika publik terlalu cepat kembali ke kehidupan normal.

Kelakuan Kasar Betrand Peto Ke Putri Ruben Onsu Sampai Ditegur sang Nenek, Sarwendah: Harus Sopan!

Hari Terakhir Promo Alfamart dan Promo Indomaret, Cek Daftar Barang Berikut Ini

Jadwal Tayang Live Streaming TVRI Belajar dari Rumah Hari Ini Rabu 15 April 2020, Pukul 08.00 WIB

Bos Pabrik Kecap di Jawa Tengah Positif Virus Corona, 16 Karyawannya Langsung Diisolasi

Direktur Jenderal Institut Vaksin Internasional di Korea, Jerome Kim, mengatakan sejumlah negara saat ini telah melonggarkan pembatasan sosial mereka.

Dikutip dari ABC Indonesia, Selasa (14/4/2020), Kim menjelaskan garis akhir dari penyebaran virus corona ini susah untuk diprediksi.

"Wabah virus corona belum bisa dikatakan berakhir sebelum betul-betul selesai. Ibarat angin yang selalu bergerak dan tanpa kita ketahui tiba-tiba menimbulkan api di belakang rumah kita," ujar dia.

Kim berujar, transmisinya bisa dengan mudah terjadi.

Dia mencontohkan bisa melalui orang yang tengah bertamasya kemudian terpapar, dan membawa pulang wabah itu ke keluarganya.

Profesor Rob Moodie dari Sekolah Kesehatan Populasi Universitas Melbourne berkata, warga harus tetap berhati-hati saat melakukan social distancing.

Halaman
123
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved