Virus Corona di Jambi

ASN Pemkot Jambi Terancam Kena Sanksi Jika Nekat Mudik Lebaran Saat Pandemi Covid-19

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengancam akan potong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) ataupun non ASN.

Tribunjambi/Miftahul Jannah
Wali Kota Jambi Syarif Fasha saat memimpin rapat koordinasi (Rakor), Senin (13/04/20). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengancam akan potong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) ataupun non ASN, di Pemerintah Kota Jambi yang nekat mudik saat pandemi Covid-19.

Usai memimpin rapat koordinasi (Rakor), Senin (13/04/20), Fasha mengatakan pemotongan TPP dilakukan dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, sesuai intruksi Presiden, ASN pada tahun 2020 ini dilarang mudik Lebaran.

“Saya tegaskan kepada seluruh ASN dan non ASN Pemerintah Kota Jambi untuk tidak mudik, bagi yang melanggar akan disiapkan sanksi hingga dipotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP),” tegas Fasha.

Live Streaming TVRI Belajar khusus Siswa SD Kelas 4-6 Pukul 10.00 WIB, Cek Jadwal Terbarunya

Bupati Kerinci Terima Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Bank Jambi

Akibat Virus Corona Ibadah Haji Tahun Ini Batal? Fachrul Razi: Jangan Melakukan Pembayaran Apapun!

Fasha juga mengatakan, menurut intruksi Pemerintah Pusat bagi ASN yang melanggar dan nekat mudik lebaran akan dikenakan sanksi seperti, penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, penurunan pangkat satu tingkat selama satu tahun.

Hingga penurunan pangkat satu tingkat selama tiga tahun, dan penurunan jabatan setingkat lebih rendah.

“Kami akan menurunkan pangkat satu tingkat selama tiga tahun ini dan penurunan jabatan setingkat lebih rendah,” tutupnya. (Miftahul Jannah)

Penulis: Miftachul Jannah
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved