Heboh Cover Proposal Skripsi 'Hak Istimewa Luhut Binsar Panjaitan', Dekan Unsoed Beri Penjelasan Ini
Sebelumnya pada cover tersebut terdapat nama mahasiswa dan logo Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah.
TRIBUNJAMBI.COM - Ditengah wabah virus corona, kini heboh beredar foto di media sosial yang memperlihatkan sebuah cover proposal skripsi berjudul "Hak Istimewa Luhut Binsar Panjaitan di Setiap Kebijakan Negara Dalam Perspektif Hukum Tata Negara".
Sebelumnya pada cover tersebut terdapat nama mahasiswa dan logo Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah.
Terkait hal itu, Dekan Fakultas Hukum Unsoed Ade Maman Suherman menegaskan, baik tangkapan layar ataupun foto yang beredar di berbagai platform media sosial bukan lah sebuah proposal skripsi.
"Screenshoot/foto/gambar adalah cover dari tugas terstruktur mata kuliah Metodologi Penelitian dan Penulisan Hukum (MPPH)," kata Ade melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).
• Hanya Klik www.prakerja.go.id Anda Langsung Diarahkan untuk Terima Rp 3.5 Juta
• Update Terlengkap Virus Corona di Dunia, 12 April 2020: Kematian di AS Lampaui Italia hingga 20 Ribu
• Nasib Barbie Kumalasari Panen Cacian Netizen Akibat Salah Tulis Bahasa Inggris: Gimana Sih Artis!
• Tangis Ganjar Pranowo Pecah Minta Maaf soal Penolakan Jenazah Corona di Daerahnya: Ini Terakhir Kali
Ade menjelaskan, tugas itu sebagai latihan menyusun proposal skripsi.
Tugas dikumpulkan setelah Ujian Tengah Semester (UTS) yang menurut kalender akademik resmi Unsoed baru akan digelar pada tanggal 13-14 April.
"Sampai saat ini tugas tersebut belum diserahkan dan belum diterima oleh dosen pengampu mata kuliah MPPH. Dipastikan dosen pengampu tidak akan menerima dan menyetujui topik tersebut," ujar Ade.
Menurut Ade tugas tersebut dibuat oleh mahasiswa angkatan 2017 dan telah memeroleh 95 SKS.
Sedangkan persyaratan pengajuan proposal skripsi adalah 115 SKS.
"Unggahan screenshoot/foto/gambar yang telah beredar dalam timeline pribadi mahasiswa tersebut dilakukan atas inisiatif mahasiswa bersangkutan," kata Ade.
Ade mengatakan, penulisan naskah akademik berdasarkan kebebasan akademik.
Namun, harus tetap menjunjung tinggi etika bangsa lndonesia dan tidak mengarah pada ranah personal.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Cover Proposal Skripsi "Hak Istimewa Luhut Binsar Panjaitan" Berlogo Unsoed, Ini Penjelasan Dekan"