Masih Ada Ribuan Burung Migran di Pantai Cemara, Akhir April Kembali Terbang
Tiga petugas piket disiapkan Desa Pantai Cemara guna memantau populasi pergerakan burung migran
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
Masih Ada Ribuan Burung Migran
*Akhir April Biasanya Kembali Terbang
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Tiga petugas piket disiapkan Desa Pantai Cemara guna memantau populasi pergerakan burung migran di Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Diperkirakan akhir April rombongan burung migran tersebut kembali terbang.
Sejak akhir tahun 2019 lalu, Desa Pantai Cemara Kecamatan Sadu secara bertahap dikunjungi tamu tahunan dari berbagai negara. Mereka adalah burung migran yang sengaja singgah di pantai tersebut.
Pertengahan Februari lalu ymerupakan puncak berkumpulnya para burung migran tersebut. Namun saat ini bagi pengunjung masih dapat menjumpai dan melihat eksotisnya burung langka dunia itu. Tapi ingat, April ini merupakan bulan penghujung bagi burung tersebut untuk bersinggah.
Guna terus memantau perkembangan satwa di persinggahannya tersebut, pemerintah Desa Pantai Cemara membuat tim pemantau yang bertugas secara bergantian setiap harinya.
Dikatakan Kades Pantai Cemara Syawaluddin, saat dikonfirmasi tribunjambi.com, Senin (6/4), hingga saat ini keberadaan butung burung migran tersebut masih bisa dinikmati hanya saja jumlahnya tidak lagi sebanyak pada bulan Februari lalu.
"Saat ini dari hasil pemantauan dan pengecekan oleh petugas piket yang telah kita bentuk, jumlahnya masih ada sekitar seribuan ekor lagi," ujar Kades.
Dikatakannya pula, untuk saat ini di tengah wabah virus Corona yang tengah melanda untuk sementara bagi pengunjung yang ingin ke lokasi harus melewati uji kesehatan dulu dan jumlahnya terbatas satu hingga dua orang saja. (usn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ada-sekira-72-jenis-burung-migran-dari-belahan-dunia.jpg)