Kisah Militer RI

Pesawat di Kira Burung Raksasa, Inilah Cerita Kopassus Bertemu Suku Asli Papua Untuk Cari Sosok Ini

Pesawat di Kira Burung Raksasa, Inilah Cerita Kopassus Bertemu Suku Asli Papua Untuk Cari Sosok Ini

pixabay.com
Ilustrasi. Suku di Papua 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah kisah nyata dari misi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di pedalaman hutan Papua.

Kopassus merupakan satuan elite TNI AD yang dikenal selalu sukses dalam setiap misi. 

Dilansir oleh Intisari.com, prajurit Kopassus diberikan sebuah misi setelah ditemukannya jasad Rockfeller yang hanya berupa sepotong kaki masih mengenakan sepatu.

Berdasarkan sepatu itulah, sepotong kaki tersebut dikenali sebagai jasad dari mendiang.
Kabar kematian Rockfeller dengan cara yang sangat tragis itu pun menjadi perhatian dunia internasional termasuk rumor bahwa Rockfeller telah dimakan oleh suku terasing yang tinggal di hutan belantara Papua Nugini.
Rumor tentang keberadaan suku pemakan manusia itu tak hanya beredar di Papua Nugini namun juga menyebar ke kawasan pedalaman Irian Barat (Papua).

 Trik Kopassus Sapu Bersih Musuh, Tidak Gunakan Baret Merah, Namun Celana Jeans dan Bergaya Mahasiswa

 Hujan Peluru di Saparua 1999, Peluru Sniper Musuh Incar Kepala Kopassus, Denjaka dan Paskhas

 Satuan 81 Kopassus Sangat Misterius, Jalankan Misi Rahasia Berbulan-bulan Istri Sendiri Tak Tahu

 Kisah Kompi C Sat-81 Diberondong Peluru Sniper, Rekannya Jadi Tameng Hidup Anggota Kopassus

 Peristiwa 1964 Kopassus vs Marinir di Lapangan Banteng, Jakarta Mencekam Gara-gara Salah Paham

 MISI Penyamaran Intelijen Kopassus, Sersan Badri Ditembaki Teman Sendiri & Ditampar Anggota TNI

Pada tahun 1960-an daerah Papua tersebut memang masih merupakan hutan lebat yang belum terjamah.

Pada 5 Mei 1969 meski rumor tentang keberadaan suku pemakan manusia di pedalaman Papua masih santer, sekitar 7 anggota pasukan baret merah (RPKAD/Kopassus), 5 anggota Kodam XVII Cenderawasih Papua dan tiga warga asing yang juga kru televisi NBC, AS serta satu wartawan TVRI, Hendro Subroto melaksanakan ekspedisi ke Lembah X yang berlokasi di lereng utara gunung Jayawijaya.

Tim ekspedisi yang berjumlah total 16 orang itu dipimpin oleh personel RPKAD Kapten Feisal Tanjung sebagai Komandan Tim dan Lettu Sintong Panjaitan sebagai Perwira Operasi.

Jackie Chan dan Persahabatan Tiga Naga, Ini Sebab Film Mandarin Dikuasai Sammo Hung & Yuen Biao

Telekonferensi Bupati Sukandar bersama Gubernur Jambi

Update Virus Corona di Bungo, Jumlah PDP Bertambah Satu Orang

Wabup Syahlan Ikuti Konferensi Video Penanganan Covid-19

 

Lokasi ekspedisi disebut sebagai Lembah X dan berada di lereng utara Gunung Jayawijaya yang berpemandangan elok sekaligus merupakan tempat yang belum pernah dijamah oleh manusia dari luar.

Suku setempat masih dikenal sebagai suku yang sangat terasing dan dimungkinkan merupakan suku yang masih memakan manusia seperti yang dialami oleh Rockfeller.

Dengan risiko yang tinggi itu pengendali ekspedisi Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sarwo Edhie Wibowo berpesan agar tim siap menghadapi kemungkinan terburuk.

Dalam menjalankan ekspedidi semua anggota militer mengenakan seragam militer lengkap, bersenjata senapan serbu AK-47 dan pistol, parang, tali-temali dan lainnya.

Sebelum tim ekspedisi Lembah X diterjunkan melalui udara Lettu Sintong terlebih dahulu melakukan orientasi medan melalui udara dengan cara menumpang pesawat misionaris jenis Cesna.

 Selebgram Ini Bisa Raup Pundi-pundi Capai Rp1,4 Miliar, Dikarenakan Miliki Lidah yang Panjang

Sakit Hati Sering Diajak Berkelahi, Pelayan Rumah Makan Ini Bacok Rekannya Sendiri hingga Tewas

Update Virus Corona Tiap Provinsi 3 April 2020 Pukul 16.00 WIB, Begini Kondisi Jambi

Nekat Mudik saat Negaranya Terapkan Lockdown, Emak-emak Ini Jalan Kaki Malaysia-Singapura Demi Suami

 

Lalu sesuai rencana tim akan diterjunkan pada lokasi padang ilalang yang berdekatan dengan perkampungan yang diduga masih dihuni oleh suku terasing pemakan manusia.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved