Tanjab Timur Miliki 50 Motif Batik, Ada Gambar Burung Migran hingga Bunga Senduduk

Sebanyak 50 motif batik Tanjabtim, 20 jenis di antaranya telah memiliki hak cipta resmi.

Tribunjambi.com/Romayana
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Sebanyak 50 motif batik Tanjabtim, 20 jenis di antaranya telah memiliki hak cipta resmi. 

Saat ini motif batik Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang baru terus diciptakan, baik itu motif yang tersendiri maupun motif yang dikombinasikan.

Saat ini tercatat ada 50 motif batik yang sudah diciptakan, seperti motif gambar dari tumbuhan, alam maupun hewan yang ada di Tanjabtim.

Dimana 20 motif batik tersebut di antaranya sudah memiliki hak cipta. Sedangkan sisanya merupakan motif kombinasi, dan tidak perlu dibuatkan hak cipta.

Diapresiasi Kemenpora Sebagai Pelopor Pemuda, Perjuangan Aprianda Bina Industri Kecil di Jambi

Update Virus Corona 4 April 2020, 1.790 Orang Positif Corona di Indonesia,Status Darurat Kesehatan

Bulan April Ini, Indonesia Masuki Fase Kritis Corona. Enam Hasil Penelitian Berikan Prediksi

Dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Hero Suratman melalui Kabid Perindustrian, Rispa mengatakan, motif yang sudah ada hak cipta, di antaranya motif burung migran, mandi safar, burung bangau pantai cemara, cemara laut, jeruju, lakum, nelayan pergi ke laut, pedade kuale, pedade.

"Selain itu ada juga motif Anak Rebung, Jeruju Kuale, Sepucuk Nipah Serumpun Nibung, Biota Laut Kuale, Biota Laut, Bangau Kuale, Rumput Laut, Bangau Pantai Cemara dan Bunga Senduduk," katanya.

Lebih lanjut, untuk motif yang diciptakan, ada dari pihak Disperindag yang mencetakkan dan diserahkan ke perajin. Namun, perajin juga sering membuat dan mencetak sendiri motifnya.

"Ya selain kita yang mencetakkan cap motifnya, tapi pengrajinnya saat ada ide mereka mencetak sendiri," sebutnya.

Dia menjelaskan, yang paling banyak produksi batik ada di Kecamatan Kuala Jambi, Muara Sabak Timur, Kecamatan Nipah Panjang, Geragai, Dendang dan Sadu

"Sementara untuk pemasarannya, dari dinas dibantu jika ada pameran di dalam daerah maupun di luar daerah. Namun, jika ada orang yang mau pesan batik melalui dinas, biasanya saya tanya mau pengrajin batik yang mana, dan saya kasi nomor teleponnya," jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa saat ini Pemkab Tanjabtim telah membangunkan Sentra IKM di Kecamatan Muara Sabak Timur untuk pemasaran produk-produk. Jadi manfaatkan lah Sentra IKM tersebut, karena produk yang dititipkan di sana tidak dipungut biaya alias gratis.

"Sentra IKM itu dibangun agar para pengrajin bisa membantu memasarkan produknya. Mereka bebas menitipkan produknya secara gratis," upngkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved