Cerita Menyayat Hati Para Petugas Medis, 10 Jam Tahan Kencing hingga Payudara Perih Tunda Pompa ASI

Meski berisiko terpapar virus Corona dan minimnya alat kesehatan, mereka terus bersemangat untuk bekerja memberikan pelayanan dan pengobatan

ist
Viral Tangisan Perawat 

TRIBUNJAMBI.COM - Hingga kini perang melawan virus corona di Indonesia masih terus dilakukan.

Setiap hari jumlah korban virus corona terus bertambah.

Namun disisi lain ada juga mereka yang berhasil sembuh melawan virus corona.

Para tenaga medis sebagai garda terdepan harus berjuang keras menangani pandemi ini.

Berperang melawan virus corona yang tak terlihat membuat mereka harus begitu memperhatikan keselamatan, seperti dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) juga menjaga jarak dari keluarga dengan tak pulang ke rumah.

Secara Mengejutkan Azis Gagap Pamit Dari OVJ, Alasannya Bikin Sedih Penggemar!

Imbas Corona, Sri Mulyani: Rupiah Bisa Tembus Rp17.500 - Rp20.000, Pemerintah Tetap Jaga Ekonomi

Panduan Pengurusan Jenazah Covid-19 untuk Muslim Sesuai Fatwa MUI, Boleh 1 Liang Lahat.

Via Vallen IIkut Tawarkan Endorse Gratis Bagi Usaha Kecil yang Kena Imbas Covid-19, Begini Syaratnya

Meski terjadi juga keterbatasan alat dan fasilitas kesehatan, membuat para petugas medis amat rawan terpapar virus corona.

Buktinya, 11 dokter meninggal dunia dalam sepekan. Beberapa di antaranya dinyatakan positif virus corona.

Hingga Senin (31/04/20) di DKI Jakarta saja, sebanyak 81 tenaga kesehatan positif mengidap virus corona.

Meski berisiko terpapar virus Corona dan minimnya alat kesehatan, mereka terus bersemangat untuk bekerja memberikan pelayanan dan pengobatan kepada para pasien.

Berikut cerita mengharukan dokter dan perawat yang menangani pasien virus corona atau Covid-19 seperti dikutip dari berbagai sumber:

Halaman
1234
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved