Info Terkini Pemkot Jambi

Wali Kota Fasha Tinjau Pembuatan APD Mandiri

Donasi anggaran untuk penangan virus corona (Covid-19) yang diberikan kepada Pemerintah Kota Jambi, terakhir dilaporkan Rp 140 juta. Dari dana tersebu

Istimewa
Wali Kota Fasha Tinjau Pembuatan APD Mandiri 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Donasi anggaran untuk penangan virus corona (Covid-19) yang diberikan kepada Pemerintah Kota Jambi, terakhir dilaporkan Rp 140 juta. Dari dana tersebut sudah dibelanjakan untuk pembelian bahan baku alat pelindung diri (APD).

“Hari ini sudah dimulai penjahitan APD, saya akan meninjau tempat pembuatan APD, yang semua adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berada di bawah asuhan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). Keroyokan penjahitan bahan APD ini,” kata Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Senin (30/3).

Lanjut Fasha, pihaknya saat ini sedang mencari bahan lagi untuk APD, yang dibuat secara mandiri. APD tersebut digunakan untuk frontline petugas-petugas yang ada di depan, seperti petugas bandara, Puskesmas dan lainnya.

Wali Kota Fasha Tinjau Pembuatan APD Mandiri dada
Wali Kota Fasha Tinjau Pembuatan APD Mandiri (Istimewa)

“Tetapi APD yang digunakan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) di rumah Sakit Abdul Manap dan rumah sakit lain, itu menggunakan APD sesuai standar Menteri Kesehatan,” sebutnya.

Fasha juga menginstruksikan kepada rumah sakit swasta sejak Januari, untuk menyiapkan minimal satu ruang isolasi awal, untuk persiapan apabila ada orang dalam pantauan (ODP)yang masih dalam status suspect.

“Apabila sudah positif maka akan kita ajukan rujukan ke RSUD Raden Mattaher, namun jika RSUD Raden Mattaher kewalahan karena penuh, maka bisa kita alihkan ke rumah sakit Abdul Manap dan rumah sakit lainnya,” ujarnya.

Fasha berharap agar Pemerintah Provinsi Jambi juga dapat mengalokasikan tambahan ruangan, yang informasinya adalah Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).

“Kalau memang seperti itu di LPMP, kami sarankan juga mulai sekarang, sudah mempersiapkan apa-apa saja yang harus dipersiapkan atau misalkan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) karena Bapelkes itu lebih bagus, punya tempat tidur standar kesehatan,” kata dia seraya menambahkan, Bapelkes juga memiliki sekitar 100 tempat tidur. (adv)

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved