Virus Corona

Disabet Pakai Rotan, Begini Cara Polisi India Berikan Teguran ke Warganya yang Ngeyel saat Lockdown

Disabet Pakai Rotan, Begini Cara Polisi India Berikan Teguran ke Warganya yang Ngeyel saat Lockdown

Tribun Pekanbaru
Polisi di India memukul warganya yang masih berkeluyuran di saat negaranya lockdown karena pandemi corona 

TRIBUNJAMBI.COM - Wabah virus corona sudah mewabah di beberapa negara-negara di dunia. Cara penanggulangannya pun berbeda-beda. 

Namun kebanyakan, demi memutus rantai penyebarannya, beberapa negara melakukan lockdown atau menutup semua akses masuk dan keluar negaranya. 

Termasuk akses dalam negaranya sendiri. 

India jadi satu diantara beberapa negara yang melakukan hal itu. 

Menerapkan sistem lockdown, membuat penegakan hukum di negara itu makin ketat, bahkan bila melihat warga berkeluyuran, pihak kepolisian mengambil tindakan tegas. 

Seperti viral video polisi di Kota Meerut, India bagian utara memberikan hukuman sosial bagi warganya yang melanggar aturan lockdown atau penguncian.

India mulai memberlakukan lockdown sejak 24 Maret 2020 dan akan berlaku selama 21 hari.

 Inilah Profil Dedy Yon Wali Kota Tegal yang Tak Takut Dibenci Warganya Karena Pilih Lakukan Lockdown

 Sudah Tembus 1.046 Orang Pasien Covid-19 Indonesia, Faisal Basri: Tak Ada Pilihan Kecuali Lockdown

 Terapkan Lockdown, Wali Kota Tegal: Lebih Baik Saya Dibenci Warga Daripada Maut Menjemput . . .

Kebijakan penguncian tersebut diberlakukan menyusul meningkatnya jumlah kasus virus corona di negara itu.

Selama masa penguncian atau lockdown, polisi melakukan penjagaan dan memberlakukan jam malam di sejumlah tempat.

Selain itu, tampak di antara warga juga mendapat hukuman push-up atau memegang telinga sambil squat-jump. 

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved