Ritual Tolak Bala di Kerinci

BREAKING NEWS Cegah Corona, Masyarakat Pulau Tengah Kerinci Gelar Ritual Tolak Bala

Kegiatan tersebut mulai dilakukan sejak Senin (30/3) kemarin, bebarengan dengan waktu adzan magrib, warga mengumandangkan adzan di depan pintu rumah

Tribun Jambi/Herupitra
Masyarakat Desa Pulau Tengah, Kabupaten Kerinci, melakukan ritual tolak bala untuk melawan virus corona. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Masyarakat Desa Pulau Tengah, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, menggelar ritual tolak bala.

Ritual tolak bala itu untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

VIRAL! Takut Virus Corona, Supir Bus di Jambi Turunkan WNA Korea Selatan yang Batuk-batuk

Kelakuan Ayu Ting Ting Malah Bongkar Aibnya Sendiri Soal Ini, Dulu Ditutupi Keluarga Bertahun-tahun

7 Arahan Jokowi Terbaru Percepatan Penanganan Covid-19, dari Penetapan Status hingga Dapur Umum

Ritual yang dilakukan, yakni masyarakat adzan di depan pintu rumah selama tiga hari berturut-turut.

Kegiatan tersebut mulai dilakukan sejak Senin (30/3) kemarin.

Bebarengan dengan waktu adzan magrib, warga mengumandangkan adzan di depan pintu rumah.

Syeh Masjid Keramat Pulau Tengah, Zainal Muktip, mengatakan di Pulau Tengah sejak zaman nenek moyong mereka selalu menggelar ritual tolak bala.

Hal itu dilakukan apabila ada bencana, seperti angin kencang, penularan penyakit dan lainnya.

Jika hal seperti itu terjadi, sebutnya, maka warga melalui ninik mamak, orang tua cerdik pandai membunyikan canang.

Masyarakat Desa Pulau Tengah, Kabupaten Kerinci, melakukan ritual tolak bala untuk melawan virus corona.
Masyarakat Desa Pulau Tengah, Kabupaten Kerinci, melakukan ritual tolak bala untuk melawan virus corona. (Tribun Jambi/Herupitra)

Selanjutnya selama tiga hari, mereka melakukan adzan di depan pintu rumah masing-masing.

"Canang dibunyikan agar warga melakukan adzan disetiap rumah selama tiga hari berturut-turut," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved