Kondisi Pasien Positif Corona

Warga Kayu Aro Tolak Mes Kerinci jadi Lokasi Karantina Pasien Covid 19, Kapolsek Beri Klarifikasi

Puluhan warga Kayu Aro Kabupaten Kerinci mendatangi Mess Kerinci yang ada di kecamatan tersebut, Sabtu (28/3) malam.

ist
Ilustrasi: Jalan utama masyarakat lima desa di Kecamatan Kayu Aro putus, Kamis (28/2) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Puluhan warga Kayu Aro, Kabupaten Kerinci mendatangani Mes Kerinci yang ada di Kecamatan tersebut, Sabtu (28/3) malam. Mereka datang untuk menolak agar tempat tersebut tidak dijadikan lokasi karantina bagi warga Kerinci yang pulang dari Malaysia.

Aksi warga mendapat pengamanan dari pihak ke polisian setempat. Aparat berupaya menenangkan massa yang menggebu-gebu tersebut.

Kepada aparat massa menyampaikan aspirasi mereka. Bahwa mereka tidak terima, jika Mes Kerinci dijadikan lokasi karantina bagi TKI yang baru pulang dari Malaysia.

Alasannya warga takut, mereka yang tinggal di sekitar Mes Kerinci bisa tertular akan virus corona. Sebab disekitar mereka ada lokasi yang dijadikan untuk karantina korban Covid 19.

Kapolsek Kayu Aro, Iptu Dolizar dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, kedatangan warga karena terjadi miskomunikasi.

"Ya, malam tadi ada warga datang. Itu terjadi karena miskomunikasi," ujar Kapolsek via telepon, Minggu (29/3).

Dijelaskannya, dimana sebelumnya warga mendapat kabar melalui media sosial, menyebutkan ada 19 warga yang baru pulang dari Malaysia dikarantina di mes Kerinci. Mendapat informasi tersebut warga lalu datang untuk menolak hal itu.

"Padahal tidak ada warga yang dikarantina. Sudah saya jelaskan kepada warga bahwa warga yang baru pulang di cek kesehatannya. Jika ada yang sakit langsung dibawa ke RSU, jika tidak ada maka diminta isolasi mandiri di rumah. Setelah jelas, warga yang menolak tersebut langsung membubarkan diri," ungkapnya.

Disinggung apakah betul mes Kerinci di Kayu Aro akan dijadikan lokasi karantina. Dolizar menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil rapat Pemkab dan Forkopimda bahwa untuk lokasi karantina itu berdasarkan SOP.

"Hasil rapat SOP ada dua yang akan dijadikan tempat karantina," pungkasnya.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved