Virus Corona

Wabah Virus Corona Membuat Aktifitas Mudik Tahun Ini Terancam Ditiadakan! Ini Penjelasannya!

Namun saat ini mudik berpeluang ditiadakan jika wabah virus corona di Indonesia belum menunjukan angka penurunan kasus.

Dok
Rest Area Penarukan KM 275, Kabupaten Tegal saat musim mudik beberapa waktu lalu 

TRIBUNJAMBI.COM - Aktifitas mudik merupakan tradisi masyarakat Indonesia di akhir ramadhan hingga lebaran.

Namun saat ini mudik berpeluang ditiadakan jika wabah virus corona di Indonesia belum menunjukan angka penurunan kasus.

Pemerintah sedang mengkaji peluang masyarakat Indonesia terkait mudik 2020.

Pemerintah pusat tengah mengkaji kebijakan "Tidak Mudik Tidak Piknik Lebaran 2020".

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan, kebijakan itu diambil sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Kami harus mempertimbangkan berbagai skenario, semua demi keselamatan dan keamanan bagi para pemudik dan juga untuk seluruh masyarakat," ujar Luhut dalam keterangannya seperti dikutip pada Sabtu (28/3/2020).

Kebijakan "Tidak Mudik Tidak Piknik Lebaran 2020" jadi salah satu alternatif yang diambil jika status darurat dari wabah virus corona masih diberlakukan.

Sejauh ini, status darurat berlaku hingga 29 Mei 2019 berdasarkan keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sementara untuk Lebaran Idul Fitri diprediksi akan jatuh pada 23-24 Mei 2020.

Puncak arus mudik maupun arus balik biasanya terjadi pada sepekan sebelum dan setelah Lebaran.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved