Virus Corona

Kisah Pasien Suspect Corona Ini Harus Meninggal Dunia di Ambulans Setelah 3 Kali Ditolak Rumah Sakit

Kisah Pasien Suspect Corona Ini Harus Meninggal Dunia di Ambulans Setelah 3 Kali Ditolak Rumah Sakit

Daily Mail
Pasien virus corona dibantu turun dar ambulans di Wuhan, China. 

TRIBUNJAMBI.COM - Wabah virus corona kini banyak menginfeksi masyarakat Indonesia, terlebih di Ibukota Jakarta.

Data per hari Sabtu (28/3/2020), sebanyak 1.155 orang positif corona, 102 orang meninggal dan lebih dari 50 orang dinyatakan sembuh.

Namun di balik data itu, ada kisah miris sekali, seorang pria 60 tahun asal Jakarta ini.

Bagaimana tidak? Ia harus menutup usia di dalam mobil ambulans setelah tiga kali ditolak rumah sakit karena penuh.

Melansir dari Kompas.com, pria yang tinggal di Gambir itu meninggal dengan status sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Menurut keterangan salah satu anggota keluarga yang tidak mau disebutkan identitasnya, pria yang sebut saja namanya Putra mulai merasa sakit yang agak parah pada Selasa (24/03/2020).

"Keluarga tahu beliau sakit (semakin parah) saat pagi itu dari pembantu," terang anggota keluarga tersebut.

Pagi itu pun, Putra berinisiatif menghubungi nomor darurat covid-19 DKI Jakarta karena dirinya hanya tinggal bersama pembantu.

Ambulans datang menjemput Putra di rumahnya pada tengah hari sekira pukul 12 siang.

"Dibawa ke rumah sakit rumah sakit utama untuk rujukan Covid-19, tapi waiting list karena banyak banget ternyata orang-orang (di rumah sakit rujukan) membludak terus," terangnya lebih lanjut.

Pasang Beton Pembatas di Sejumlah Titik, Kota Tegal Resmi Lockdown Wilayah Selama 4 Bulan

Bantu Penanganan Covid-19 di Bungo, Mashuri Sumbangkan Lima Bulan Gajinya

Disperindagkop Muarojambi Wacanakan Industri Pengolahan Coklat di Kecamatan Kumpeh

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved