Sabtu, 30 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Virus Corona

Bermodal Celana Pendek dan Kaos Seadannya, Bupati Tolitoli Umumkan Lockdown: Harus Ambil Tindakan

Bupati Toli-Toli, Muhammad Saleh (Bantilan) hanya mengenakan celana pendek dan kaos oblong untuk mengumumkan karantina teritorial di wilayahnya

Tayang:
Editor: Tommy Kurniawan
ist
Bupati Tolitoli Umumkan Lockdown 

TRIBUNJAMBI.COM - Bupati Tolitoli Umumkan Lockdown akibat wabah virus corona.

Bupati Toli-Toli, Muhammad Saleh (Bantilan) hanya mengenakan celana pendek dan kaos oblong untuk mengumumkan karantina teritorial di wilayah pemerintahannya dari pandemi global wabah Covid-19. 

Saleh Bantilan mengumumkan penutupan akses keluar masuk baik darat, laut dan udara di wilayah administratifnya.

“Penutupan akses ini mulai berlaku pukul 00.00 Wita, Senin (30/3/2020) dini hari,” katanya dalam video viral.

Sedang Ramai Until Tomorrow di Instagram, Tantangan Baru Untuk Challenge

Pusingnya Maia Estianty Merugi karena Virus Corona, Soal Gaji Karyawan dan THR: Drop 70 Persen

Deretan Pacar Nagita Slavina sebelum Menikah, Ternyata Jumlahnya Tak Sebanyak Mantan Raffi Ahmad

Ahli Ini Sebut Ancaman 130 Juta Warga Indonesia Kena Virus Corona Jika Abaikan Ini Sebelum Lebaran

Toli-toli adalah kabupaten yang berada di lintasan utama jalur trans Sulawesi.

Kabupaten pesisir ini berada di leher Pulau Sulawesi, perbatasan antara Provinsi Gorontalo (451 km) dan Sulawesi Tengah.

Jalur ini penghubung utama jalur ekonomi dan mobilitas warga lima provinsi, Sulawesi Utara (779 dari Manado), Sulawesi Tengah (382 km dari Palu), Sulawesi Barat (769 km dari Mamuju), dan Sulawesi Selatan ( 1178 km dari Makassar).

Belum ada konfirmasi resmi apakah pengumuman lisan itu akan dituangkan dalam bentuk surat tertulis.

Dilansir media lokal, keputusan tersebut merupakan hasil rapat antara Pemkab Tolitoli dan unsur Muspida usai menerima desakan dari masyarakat.

Selama ini, keturunan Raja Toli-Toli ini dikenal kontroversi.

Dengan penampilan janggut dan rambut putih yang tak terawat, Saleh beberapa kali konflik dan nyaris adu jotos dengan wakil bupati.

Atas keputusan itu, dirinya meminta maaf kepada seluruh masyarakat yang hendak melintas di Kabupaten Tolitoli.

Sebab, untuk sementara daerah itu tidak bisa dilintasi guna mencegah penyebaran Covid-19.

Bupati dua periode ini mengumumkan lockdown (penutupan total) wilayahnya di depan rumah jabatannya, di kawasan Tuweley, Baolan, Kota Toli-Toli.

Mobil dinas DN 1 D, Toyota Fortuner Hitam, bupati kontroversi ini beralasan, keselamatan sekitar 235 ribu penduduknya di 110 desa, 6 kelurahan di 10 kecamatan adalah segala-galanya.

“Jangan nanti terjangkit baru ambil tindakan, itu keliru. Kita harus berani ambil tindakan sebelum warga terjangkit,” kata Mohammad Saleh Bantilan.

Dikutip Antara, sarjana dan master hukum ini menyebut, sebelum mengumumkan lockdown wilayah ini, dia sudah berkoordinasi dengan petinggi dari Kodim 1305 Buol Toli-toli dan kepala kepolisian daerah setempat.

Penutupan akses transportasi tersebut dilakukan baik di darat, laut, dan udara. Di darat, Tolitoli berbatasan dengan Kabupaten Donggala bagian selatan, di bagian timur berbatasan dengan Parigi Moutong, dan bagian utara berbatasan dengan Gorontalo.

Daerah itu juga memiliki akses pelabuhan laut di Dermaga Pelabuhan Dede untuk kapal penumpang dan barang.

Saleh mengatakan arus orang sama sekali tidak diizinkan masuk kecuali barang, khususnya sembako. Itu pun melalui pemeriksaan ketat dan penyemprotan disinfektan.““Barang dari kapal boleh diturunkan, tetapi penumpang tidak boleh turun,” katanya.

Di Bandara Perintis Lalos, Toli-toli jadwal penerbangan hanya boleh dua kali dalam sepekan. Selama ini tiap hari, baik dari Palu, Manado, dan Makassar.

Seluruh penumpang dipastikan sudah steril dari gejala umum Covid-19.

Dari 28 kasus pasien dalam pengawasan (PDP) Corona di Sulteng, satu di antaranya di Kabupaten Tolitoli.

Namun, namun hasil pemeriksaan menyebutkan negatif. Hingga Sabtu malam, terdapat dua PDP positif corona dan keduanya ada di Kota Palu.

Sejek pekan lalu, Saleh Bantila sudah mengantisipasi penyebaran virus mematikan ini. "APD untuk tenaga medis di RSU Mokopido yang ditunjukan sebagai rumah sakit rujukan pasien COVID-19 itu hanya ada 5 unit saja, 3 unit sudah dipakai untuk menangani balita yang PDP dan tidak bisa digunakan kembali. Berarti tinggal 2 unit. Hasil rapat kemarin bersama unsur Muspida, Kabupaten Tolitoli akan karantina wilayah selama 14 hari," ungkap Sabtu (28/3/2020).

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Cuma Pakai Celana Pendek & Oblong, Bupati Sekaligus Raja Tolitoli Umumkan Lockdown Trans Sulawesi

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved