kisah militer

KISAH Empat Kapal Selam Indonesia Runtuhkan Moral Para Pelaut Inggris, Disergap Secara Tiba-tiba

TRIBUNJAMBI.COM - Mengoperasikan armada kapal selam bagi angkatan bersenjata dapat memberi efek luar biasa

Express.co.uk/Getty
Kapal selam HMS P 311 milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang hilang di Laut Mediterania pada Januari 1943. 

Untuk itulah ALRI segera mengambil tindakan.

Dilancarkanlah operasi bersandi 'Kentjana' yang berinti pada unsur kapal selam.

Pandemi Corona, Mal WTC dan Ramayana di Kota Jambi Tetap Buka

Maka pelaksana operasi itu adalah Satuan Kapal Selam, Korps Hiu Kencana.

Tujuan dilaksanakannya operasi Kentjana ialah mencegat armada kapal induk tersebut guna meruntuhkan moril para pelaut Inggris yang hendak menuju Malaysia dari Australia melalui selat Malaka.

Empat Kapal Selam milik Indonesia yakni, RI Pasopati, RI Tjandrasa, RI Alugoro dan RI Tjundamani kemudian dikerahkan untuk mencegat armada kapal Induk tersebut.

Cegah Sebaran Corona, Pemerintah Intruksikan Tempat Hiburan Ditutup, Supermarket Ramayana Tetap Buka

Belum adanya maklumat perang secara resmi antara Inggris dan Indonesia, maka operasi ini lebih ditujukan sebagai psywar untuk meruntuhkan moral para pelaut Inggris yang hendak izin melewati Selat Sunda atau Selat Lombok.

Gampangnya belum sampai ke medan pertempuran mereka sudah dicegat oleh musuh di tengah laut.

Namun tetaplah pihak ALRI harus waspada karena yang lewat ialah iringan-iringan armada kapal induk yang akan digunakan di kemudian hari untuk berkonfrontasi dengan Indonesia.

Ahli Virus di China Yakin Bulan Juni Covid-19 Akan Musnah, Syaratnya Negara-negara Ikuti Saran WHO

Maka berangkatlah keempat kapal selam itu menuju kedua selat yang salah satunya akan dilewati oleh armada kapal induk Inggris.

RI Pasopati dan RI Tjandrasa menjaga selat Sunda sedangkan RI Alugoro dan RI Tjundamani menjaga selat Lombok.

Halaman
123
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved